Dari Desa Latas ke Sundance 2026: Para Perasuk Bawa Pesta Kerasukan Dunia

Yazir F, Tiara Rosana

Jum'at, 12 Desember 2025 | 07:00 WIB
Dari Desa Latas ke Sundance 2026: Para Perasuk Bawa Pesta Kerasukan Dunia
Film Para Perasuk [IMDb]
baca 10 detik
  • Film drama supernatural Indonesia, Para Perasuk (Levitating), terpilih dan berkompetisi di ajang bergengsi Sundance Film Festival 2026.
  • Film ini disutradarai oleh Wregas Bhanuteja dan menandai debut layar lebar Anggun C. Sasmi, yang juga menciptakan 20 mantra orisinal.
  • Plotnya unik, menggambarkan kerasukan roh binatang fiktif sebagai "pesta" dan pelarian dari beban realitas, didukung totalitas akting para pemain.

Suara.com - Film drama supernatural terbaru karya sutradara Wregas Bhanuteja, Para Perasuk atau Levitating, dipastikan bakal melenggang ke panggung dunia.

Film produksi Rekata Studio ini terpilih untuk melakukan World Premiere sekaligus berkompetisi dalam ajang bergengsi Sundance Film Festival 2026.

Pengumuman ini disampaikan langsung dalam konferensi pers yang digelar di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis, 11 Desember 2025.

Film ini akan bersaing dalam kategori World Cinema Dramatic Competition, menyisihkan ribuan pendaftar dari berbagai negara.

Kabar lolosnya Para Perasuk ke festival yang berbasis di Utah, Amerika Serikat ini ternyata sudah diketahui tim produksi sejak pertengahan tahun.

Produser Eksekutif Rekata Studio, Iman Usman, mengungkapkan bahwa mereka harus menjaga rahasia besar ini selama lima bulan.

"Sebenarnya agak mengagetkan, tiba-tiba suatu hari dapet email bulan Juli, Sundance ngabarin pengen Para Perasuk world premiere dan compete di sini. Kita bingung, lah kan festivalnya masih Januari? Jarang banget orang ngasih tahu berbulan-bulan sebelumnya," ungkap Iman Usman kepada awak media.

Wregas Bhanuteja, sang sutradara yang sebelumnya sukses lewat Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti, menceritakan momen kocak saat menerima kabar tersebut.

Dia mengaku sampai lupa mandi saking paniknya membalas surel dari pihak festival.

baca juga

"Pagi-pagi saya lagi tidur, bangun-bangun kok ada email Sundance. Waduh, langsung saya telepon para produser saya. Jadi langsung nggak mandi, terlambat ke kantor gara-gara harus buru-buru bales emailnya," kenang sutradara berusia muda tersebut sembari tertawa.

Sinopsis: Kerasukan Sebagai Pesta

Berbeda dari film horor kebanyakan, Para Perasuk tidak menampilkan kerasukan sebagai hal yang menakutkan.

Film ini berlatar di sebuah desa fiktif bernama Desa Latas, di mana masyarakatnya menganggap kerasukan roh sebagai sebuah pesta dan cara untuk rehat sejenak dari beban realitas.

Wregas menjelaskan bahwa ada 20 roh binatang fiktif dalam semesta film ini, mulai dari roh bulus, kerbau, hingga lintah.

Cerita berpusat pada tokoh Bayu (Angga Yunanda) yang terobsesi menjadi seorang "Perasuk" (medium penyalur roh) dan harus bersaing dengan kandidat lain seperti Ananto (Bryan Domani) dan Pawit (Chicco Kurniawan).

"Film ini adalah proses Bayu untuk kemudian mencoba memaafkan dirinya dan menerima masa lalunya, untuk akhirnya dia bisa menyalurkan kasih sayang sebagai seorang Perasuk," jelas Wregas.

Debut Akting Anggun C. Sasmi

Salah satu daya tarik utama film ini adalah kehadiran penyanyi internasional Anggun C. Sasmi yang melakoni debut aktingnya di film panjang Indonesia. Anggun berperan sebagai Guru Asri, seorang Perasuk senior yang karismatik.

Anggun mengaku awalnya sempat mengabaikan pesan langsung (DM) dari Wregas di Instagram karena tidak mengenalnya.

Namun, setelah melakukan riset dan bertemu langsung, pelantun Mimpi ini luluh dengan visi artistik sang sutradara. Uniknya, Wregas mempresentasikan ide filmnya menggunakan bahasa Prancis demi meyakinkan Anggun.

"Setiap kali nonton filmnya Regas, aku butuh waktu untuk bisa mengerjakan sesuatu dengan normal. Ada sesuatu yang selalu menyayat hati. Akhirnya seneng banget, mungkin kita jodoh ya," tutur Anggun.

Tak main-main, Anggun juga berkontribusi menciptakan 20 mantra orisinal untuk film ini secara intuitif dalam satu kali pengambilan rekaman.

Totalitas Para Pemain: Makan Tanah hingga Nyeker

Selain Anggun, deretan aktor muda papan atas juga dituntut keluar dari zona nyaman. Angga Yunanda yang memerankan Bayu harus belajar memainkan alat musik tradisional slompret selama berbulan-bulan dan melatih gestur tubuh merayap layaknya binatang.

"Medan yang diterjang sama Bayu ini sangat bervariasi. Mulai dari tanah biasa, terus sampai ada batu, sampai aspal di tengah terik matahari," curhat Angga.

Sementara itu, Maudy Ayunda yang berperan sebagai Laksmi, seorang "Pelamun" (peserta pesta kerasukan), harus rela tampil tanpa alas kaki alias nyeker sepanjang syuting di berbagai medan ekstrem. Maudy juga ditantang mempelajari 10 jenis tarian roh binatang.

"Yang lumayan terbebani ternyata dengkul saya. Di akhir-akhir itu kerasa kayak cekluk cekluk gitu, ada bunyi-bunyinya," ungkap Maudy sambil terkekeh.

Bryan Domani, yang memerankan karakter Ananto yang ambisius dan agak sombong, juga menghadapi tantangan berat. Ia harus menjaga tempo permainan alat musik tam-tam (kendang) sembari berdialog panjang.

"Tantangan paling besar, kamu harus belajar metronom. Itu sampai kebawa mimpi aku," aku Bryan.

Kolaborasi Lintas Negara

Film Para Perasuk merupakan proyek ko-produksi internasional yang melibatkan Indonesia, Singapura (Momo Film Co), dan Prancis (House on Fire).

Film ini sebelumnya juga telah memenangkan penghargaan CJ ENM Award di Asian Project Market dalam rangkaian Busan International Film Festival.

Meski akan tayang perdana di tengah musim dingin bersalju Utah pada Januari 2026, para produser menegaskan bahwa film ini dibuat sejatinya untuk penonton Indonesia.

"Harapan kami cuma satu, semoga film ini bisa diterima dengan hati yang terbuka oleh penonton Indonesia. Karena sejauh apapun film ini melalang buana, rumah kami tetap di sini," tutup produser Syera Tamihardja.

Film Para Perasuk dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia segera setelah perjalanannya di sirkuit festival internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

5 Film Terbaru di Minggu Ini, Ada Para Perasuk hingga The Drama

5 Film Terbaru di Minggu Ini, Ada Para Perasuk hingga The Drama

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 14:50 WIB

Bongkar Dualisme Film Para Perasuk

Bongkar Dualisme Film Para Perasuk

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 15:53 WIB

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:43 WIB

Proses Kreatif Maudy Ayunda di Balik Soundtrack Film Para Perasuk

Proses Kreatif Maudy Ayunda di Balik Soundtrack Film Para Perasuk

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:00 WIB

Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver

Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:00 WIB

Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme

Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 22:00 WIB

Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar

Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 21:20 WIB

Wregas Bhanuteja Bawa Para Perasuk Mendunia, Sundance hingga Fantaspoa Brazil

Wregas Bhanuteja Bawa Para Perasuk Mendunia, Sundance hingga Fantaspoa Brazil

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 18:30 WIB

Tak Pakai Skrip, 20 Mantra di Film Para Perasuk Diciptakan Anggun C Sasmi

Tak Pakai Skrip, 20 Mantra di Film Para Perasuk Diciptakan Anggun C Sasmi

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

5 Cairan Pembersih Kerak Wajan dan Panci, Lengkap Harga dan Review Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Antrean Solar Kembali Mengular di Palembang, Mengapa Belum Tuntas Usai Rakor Pemprov?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

PR Besar Menkeu Suahasil Nazara: Kredibilitas hingga Tinggkatkan Kualitas Belanja

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:10 WIB

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

Ambang Batas Parlemen Mau Naik 5 Persen, Pengamat: Suara Rakyat Makin Banyak Hangus

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:08 WIB

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

Istana Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB: Presiden Tidak Ikut Campur

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:06 WIB

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

×