- Para Perasuk sukses tayang di Sundance Film Festival dan mendapat pujian tinggi dari kritikus internasional.
- Setelah Amerika, film ini akan berkompetisi di Fantaspoa Brazil serta enam festival dunia lainnya.
- Wregas menggunakan jalur festival agar pesan filmnya menjangkau dunia dan membuka peluang kolaborasi internasional.
Suara.com - Sutradara muda berbakat, Wregas Bhanuteja, kembali mencatatkan prestasi gemilang melalui karya terbarunya yang bertajuk Para Perasuk. Wregas berhasil membawa film tersebut menembus kancah internasional, tepatnya di Sundance Film Festival, Utah, Amerika Serikat.
"Sundance Film Festival itu adalah salah satu festival film terbesar di dunia," tutur kata Wregas Bhanuteja dalam konferensi pers di Kasablanka, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Maret 2026.
Wregas menerangkan bahwa Sundance Film Festival sering kali menjadi 'rumah' bagi para nominator Oscar.
"Jadi kalau teman-teman tahu film seperti Whiplash, terus ada lagi misalnya Minari, terus ada lagi film CODA (pemenang Oscar), semuanya dilahirkan di Sundance," jelas Wregas Bhanuteja.
Ia pun bersyukur karena Para Perasuk mendapat pujian dari kritikus film di festival tersebut. Screen Daily memuji adegan pembukanya dengan sangat tinggi, sementara IndieWire menyematkan predikat nilai B+ bagi karya tersebut.
Tak berhenti di Amerika, Wregas mengumumkan bahwa Para Perasuk segera terbang menuju negeri Samba di benua Amerika Selatan. "Saya pengen mengumumkan bahwa Para Perasuk baru saja terpilih di satu festival film lagi di Brazil, namanya Fantaspoa Film Festival," ungkapnya bangga.
Selain Brazil, ternyata masih ada enam festival film internasional lainnya yang sudah mengantre untuk menayangkan karya orisinal anak bangsa ini.
Sebelum Para Perasuk, Wregas memang konsisten membawa film-filmnya ke mancanegara, seperti Penyalin Cahaya ke Busan Film Festival dan Budi Pekerti ke Toronto International Film Festival.
Terkait kebiasaannya mengikuti festival dunia, Wregas memiliki alasan agar pesan dalam filmnya bisa merambah ke jangkauan yang lebih luas. "Karena kita percaya film itu semakin besar yang nonton pesannya makin tersampaikan, bukan cuma untuk Indonesia," ujar peraih Piala Citra tersebut.
Baca Juga: Peran Sentral Cinta Laura di Film Para Perasuk yang Tembus Sundance 2026
Langkah strategis ini juga diambil guna membuka pintu kerja sama sinema yang lebih masif dengan berbagai pihak mancanegara di masa depan.