- Sutradara Wregas Bhanuteja menggunakan metode surat cinta untuk Angga Yunanda, doodle untuk Maudy Ayunda, dan jebakan reading untuk Chicco Kurniawan saat mengajak bergabung dalam film Para Perasuk.
- Para aktor harus menjalani latihan fisik ekstrem dan totalitas, seperti bergerak menggunakan perut di aspal, nyeker di medan ekstrem, dan mahir memainkan alat musik tradisional.
- Proses perekrutan yang unik dan kerja keras para pemain tersebut menjadi bagian dari keberhasilan film Para Perasuk menembus Sundance Film Festival 2026.
Suara.com - Di balik kabar gemilang film Para Perasuk yang berhasil menembus kompetisi Sundance Film Festival 2026, tersimpan cerita unik tentang bagaimana sang sutradara, Wregas Bhanuteja, 'meminang' para pemainnya.
Bukan sekadar menyodorkan naskah, Wregas ternyata punya cara-cara romantis hingga menjebak untuk meyakinkan deretan aktor papan atas ini bergabung dalam proyek ambisiusnya.
Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis, 11 Desember 2025, para pemain Para Perasuk buka-bukaan soal momen mereka diajak bergabung hingga tantangan fisik ekstrem yang harus mereka lalui.
Surat Cinta untuk Angga Yunanda
Angga Yunanda, yang kembali bekerja sama dengan Wregas setelah Budi Pekerti, menceritakan momen manis saat dirinya diajak bergabung.
Awalnya, dia hanya diajak makan di sebuah restoran. Wregas kemudian menunjukkan presentasi foto-foto pesta kerasukan dan sebuah kotak misterius.
"Dia (Wregas) buka laptop, minta pendapat ending-nya gimana. Terus dia bawa satu kotak, katanya alat musik buat kerasukan. Pas dibuka, isinya bukan slompret (alat musik tiup), tapi surat," beber Angga Yunanda kepada awak media.
Isi surat tersebut sukses membuat aktor 25 tahun tersebut meleleh.
"Suratnya tertulis, 'Maukah kamu berlayar bersamaku sekali lagi?'. Siapa yang enggak klepek-klepek?" tambah Angga yang disambut tawa awak media.
Maudy Ayunda Dilamar via Doodle, Chicco Kurniawan 'Dijebak'
Tak kalah romantis, Maudy Ayunda juga mendapatkan perlakuan spesial. Istri Jesse Choi ini diajak bertemu di restoran barbeku. Setelah presentasi panjang, Wregas menunjukkan sebuah coretan (doodle) di ponselnya.
"Isinya foto orang kerasukan, tapi ada tulisannya: 'Maukah kau menjadi Laksmi?'. Itu lamaran yang sangat romantis sih," ujar Maudy.
Nasib berbeda justru dialami Chicco Kurniawan. Pemenang Piala Citra lewat film Penyalin Cahaya ini awalnya hanya berniat membantu Wregas melakukan reading naskah di kantor sebagai teman, tanpa tahu siapa yang akan memerankan tokoh Pawit.
"Gue nanya, 'Mas, karakter Pawit ini siapa yang meranin?'. Terus dia nyalain TV, eh mukanya muka gue sendiri," cerita Chicco.
Lucunya, Chicco sempat protes karena tak seperti pemain lainnya, dia tidak diajak makan malam romantis oleh sang sutradara saat ditawari peran.