- Hanny Kristianto mengungkapkan bahwa tersangka kasus pelecehan santri, Syekh Ahmad Al Misry, sebenarnya bernama asli Ahmed Abdel Wakeel.
- Tersangka yang tinggal di Tebet, Jakarta, dulunya hanya bekerja sebagai penerjemah sebelum tiba-tiba menjadi pemuka agama ternama.
- Hanny mendesak pemerintah agar lebih selektif dalam mengawasi izin pendirian lembaga pendidikan agama guna mencegah kasus pelecehan serupa.
Suara.com - Hanny Kristianto membongkar fakta mengenai sosok Syekh Ahmad Al Misry (SAM).
Tersangka kasus pelecehan seksual terhadap santri ini disebut memiliki masa lalu yang jauh dari gelar agamanya.
Hanny Kristianto mengatakan, Syekh Ahmad Al Misry ternyata bernama asli Ahmed Abdel Wakeel.
Lelaki berwajah Arab tersebut, hanya orang biasa yang tinggal di Jakarta.
"SAM ini awalnya bukan siapa-siapa kok. Di Indonesia dia tinggal di rumah mertuanya di Tebet," kata Hanny Kristianto di akun Instagram-nya pada Jumat, 15 Mei 2026.
Hanny Kristianto juga menyebut pekerjaan dari Syekh Al Misry.
"Dia itu awalnya hanya seorang penerjemah," ujar Hanny mengungkap latar belakang SAM.
Transformasi mendadak SAM menjadi seorang pemuka agama mengundang tanda tanya besar bagi orang-orang lama yang mengenalnya.
Mereka merasa heran dengan status barunya tersebut.
"Nah, makanya orang-orang yang tahu dia itu kok heran, kok ini orang tiba-tiba jadi Syekh?" imbuh Hanny.
Tidak hanya soal identitas, Hanny Kristianto juga memberikan label negatif terhadap perilaku SAM.
![Syekh Ahmad Al Misry [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/16/26204-syekh-ahmad-al-misry.jpg)
Ia menilai tersangka tidak tahu berterima kasih kepada negara yang telah menampungnya.
"SAM ini termasuk pengkhianat bangsa dan pengkhianat umat yang tidak tahu budi dan tidak tahu terima kasih," ucap Hanny Kristianto.
Lelaki yang akrab disapa Ko Hanny ini juga menyebut upaya SAM menanggalkan status kewarganegaraan Indonesia di Mesir adalah langkah pengecut.
"Semakin menunjukkan betapa dia bersalah dan mencoba melarikan diri," tutur Hanny mengenai tindakan SAM di KBRI Mesir.