- Film Suicide Squad karya David Ayer akan tayang di Trans TV pada Selasa (16/12/2025) pukul 21.00 WIB.
- Premis film fokus pada pembentukan Task Force X oleh Amanda Waller dari narapidana super untuk melawan ancaman Enchantress.
- Film ini mendapat pujian atas penampilan Margot Robbie sebagai Harley Quinn namun dikritik karena penyuntingan dan narasi yang tidak konsisten.
Suara.com - Trans TV Selasa (16/12/2025) malam ini pukul 21.00 WIB akan menayangkan film dari semesta DC, Suicide Squad.
Sebelum Anda menyaksikan filmnya, berikut kami sajikan sinopsis lengkap dan menarik.
Pada tahun 2016, dunia perfilman superhero diguncang oleh pendekatan yang tidak biasa dari Warner Bros. dan DC.
Bukan menampilkan Superman atau Batman sebagai protagonis utama, sutradara David Ayer justru menyuguhkan sekumpulan penjahat paling berbahaya di dunia dalam film Suicide Squad.
Meski telah berlalu beberapa tahun sejak perilisannya, film yang dibintangi oleh Margot Robbie, Will Smith, Jared Leto, dan Joel Kinnaman ini tetap menjadi topik diskusi yang menarik, baik karena kesuksesan finansialnya maupun polarisasi kritikan yang diterimanya.
![Suicide Squad yang dibintangi Margot Robbie, Jared Letto, Will Smith, dan Joel Kinnaman, akan tayang pada Selasa (16/12/2025) malam ini pukul 21.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/16/42130-suicide-squad.jpg)
Berikut adalah ulasan mendalam dan sinopsis dari film yang memperkenalkan kita pada ikon pop kultur modern, Harley Quinn.
Premis Suicide Squad berpusat pada agen intelijen pemerintah yang dingin dan manipulatif, Amanda Waller (diperankan Viola Davis).
Waller memiliki gagasan gila untuk merekrut para penjahat super yang sedang dipenjara guna menghadapi ancaman metahuman yang tidak bisa ditangani oleh militer biasa. Tim ini diberi nama Task Force X.
Anggotanya terdiri dari pembunuh bayaran jitu Deadshot (Will Smith), mantan psikiater yang menjadi gila Harley Quinn (Margot Robbie), pengendali api El Diablo (Jay Hernandez), pencuri Captain Boomerang (Jai Courtney), dan monster reptil Killer Croc (Adewale Akinnuoye-Agbaje).
Di bawah pengawasan ketat Kolonel Rick Flag (Joel Kinnaman), mereka dikirim ke Midway City untuk menyelamatkan target bernilai tinggi dari ancaman entitas kuno yang mematikan, Enchantress (Cara Delevingne).
![Suicide Squad yang dibintangi Margot Robbie, Jared Letto, Will Smith, dan Joel Kinnaman, akan tayang pada Selasa (16/12/2025) malam ini pukul 21.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/16/82785-suicide-squad.jpg)
Risikonya sederhana: jika mereka membangkang, bom nano yang ditanam di leher mereka akan diledakkan.
Di tengah kekacauan ini, Joker (Jared Leto) hadir sebagai elemen liar yang berusaha mendapatkan kembali ratunya, Harley Quinn.
Dari segi performa, konsensus kritikus internasional sepakat pada satu hal: Margot Robbie adalah bintang utamanya.
Margot Robbie berhasil mencuri perhatian sepenuhnya. Ia memerankan Harley Quinn dengan keseimbangan yang tepat antara kegilaan yang jenaka dan sisi manusiawi yang tragis.
Robbie tidak hanya memerankan karakter tersebut; ia menjadi Harley Quinn, sebuah penampilan yang melahirkan spin-off dan sekuel di masa depan.
Di sisi lain, Will Smith membawa karisma dan bobot emosional sebagai Deadshot. Hubungan dinamis antara Deadshot dan putrinya menjadi jangkar emosional di tengah ledakan aksi yang bising.
Chemistry antara Smith dan Robbie juga menjadi salah satu poin terkuat yang membuat penonton tetap duduk di kursinya.
Namun, film ini tidak lepas dari kritik tajam. Masalah utama terletak pada penyuntingan (editing) dan nada film yang tidak konsisten.
Sejumlah kritik menyebut film ini sebagai "operatic lumbering" atau pertunjukan yang lamban dan membingungkan.
Narasi film terasa terpotong-potong, seolah-olah ada dua visi berbeda (visi sutradara yang gelap vs. visi studio yang ingin lebih humoris) yang bertabrakan di ruang editing.
Selain itu, penampilan Jared Leto sebagai Joker memicu perdebatan. Dengan pendekatan method acting yang ekstrem, Leto menyajikan Joker versi gangster modern yang penuh tato.
Sayangnya, banyak adegannya yang dipotong dari hasil akhir, membuat kehadirannya terasa kurang signifikan terhadap plot utama, melainkan hanya sebagai cameo yang dipanjang-panjangkan.
Meskipun narasinya berantakan, Suicide Squad unggul dalam gaya visual. Estetika neon-noir dan desain karakter yang unik berhasil membuahkan hasil manis: film ini memenangkan Academy Award (Oscar) untuk Tata Rias dan Tata Rambut Terbaik.
Soundtrack film ini juga patut diacungi jempol, menggabungkan lagu-lagu klasik dari Queen hingga Eminem yang menyuntikkan energi pada setiap adegan aksi.
Suicide Squad (2016) adalah film yang cacat secara struktur namun sangat menghibur berkat penampilan para aktornya.
Bagi penggemar DC, film ini wajib ditonton untuk melihat debut sinematik Harley Quinn yang ikonik.
Meskipun bukan karya seni terbaik DCEU, film ini berhasil membuktikan bahwa terkadang, menjadi "orang jahat" bisa terlihat sangat menyenangkan.