Kronologi Wafatnya Istri Mansyur S: Ciuman Kening Terakhir di Pagi Hari

Senin, 05 Januari 2026 | 14:45 WIB
Kronologi Wafatnya Istri Mansyur S: Ciuman Kening Terakhir di Pagi Hari
Mansyur S saat menceritajan kronologi berpulangnya sang istri di rumah duka di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin, 5 Januari 2025 [Suara.com/Tiara Rosana].
Baca 10 detik
  • Rosidah, istri Mansyur S, meninggal dunia pada Senin, 5 Januari 2026, di usia 75 tahun setelah 56 tahun menikah.
  • Almarhumah menghembuskan napas terakhir dengan tenang di pangkuan Mansyur S saat sedang sarapan di rumah mereka.
  • Penyebab menurunnya kondisi kesehatan disebabkan oleh komplikasi diabetes tipe 2 yang sempat memengaruhi daya ingat almarhumah sebelum wafat.

Suara.com - Duka tengah menyelimuti keluarga pedangdut legendaris Indonesia, Mansyur S.

Sang istri tercinta, Rosidah binti Ismail, meninggal dunia pada Senin, 5 Januari 2026, di usia 75 tahun.

Kepergian pendamping hidup Mansyur S selama lebih dari setengah abad itu meninggalkan kesedihan mendalam, sekaligus menyimpan kisah cinta yang mengharukan hingga akhir hayat.

Mansyur S, dengan mata sembab dan suara bergetar, menceritakan secara rinci kronologi kepergian sang belahan jiwa.

Tidak di rumah sakit, Rosidah wafat di rumah mereka, tepat di pangkuan sang suami usai rutinitas pagi yang biasa mereka lakukan bersama.

Pagi tadi, sekira pukul 09.00 WIB, suasana di kediaman Mansyur S berjalan seperti biasa. Pelantun "Gelas Retak" ini tengah melakukan rutinitas olahraga paginya.

Sementara itu, Rosidah duduk di kursi roda, ditemani oleh keponakan yang sedang menyuapinya sarapan.

Mansyur menuturkan bahwa tidak ada tanda-tanda gawat darurat yang mencolok pagi itu. Sang istri terlihat tenang, bahkan sempat menikmati sarapannya dengan baik.

Baca Juga: Kabar Duka, Istri Pedangdut Legendaris Mansyur S Meninggal Dunia

"Jadi tetap masih melihat saya olahraga, tiap hari gitu. Dia masih makan, masih bagus makannya," kata Mansyur S kepada awak media di rumah duka.

Di sela-sela olahraganya, Mansyur memiliki kebiasaan yang tak pernah dia lewatkan, menghampiri sang istri untuk mencium keningnya.

Pagi itu, dia melakukannya dua kali. Namun, momen tersebut berubah drastis ketika suapan terakhir makanan hendak diberikan.

Mansyur S di pemakaman sang istri, Rosidah di Komplek Makam Pangeran Jayakarta, Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin, 5 Januari 2025 [Suara.com/Tiara Rosana].
Mansyur S di pemakaman sang istri, Rosidah di Komplek Makam Pangeran Jayakarta, Jatinegara, Jakarta Timur pada Senin, 5 Januari 2025 [Suara.com/Tiara Rosana].

"Tadi begitu saya habis cium kening kedua, saya jalan lagi menjelang hampir 40, 35 menit saya olahraga, keponakan saya kasih makan itu. Ternyata yang terakhir ini hampir enggak bisa masuk," tutur Mansyur.

Melihat sang istri kesulitan menelan, Mansyur segera menghentikan olahraganya. Dia mengambil air minum dan bergegas menghampiri kursi roda istrinya.

"Enggak bisa masuk (makanannya), langsung saya samper (hampiri), saya ambil air, saya kasih dia. Terus saya pegang kepalanya," ujar Mansyur.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI