- Vidio dan Screenplay Films meluncurkan series action berjudul Algojo, debut Arya Saloka dalam genre laga yang berlatar kerasnya Jakarta Utara.
- Serial ini mengisahkan Zar, seorang "Anjelo", yang terpaksa menjadi pembunuh bayaran demi menyelamatkan ayahnya dari bahaya besar.
- Algojo yang terdiri delapan episode dijadwalkan tayang eksklusif di platform Vidio mulai tanggal 16 Januari 2026.
Rahabi Mandra, sang sutradara, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Doms Dee, aktor yang juga berperan dalam serial ini.
Doms Dee disebut Rahabi sebagai "perpustakaan berjalan" mengenai seluk-beluk kehidupan jalanan di wilayah tersebut.
"Gue terpikat sekali ketika ditawari premis ada Anjelo mau jadi Algojo. Gue suka yang kontras seperti itu. Tapi gua merasa kurang paham areanya, sampai akhirnya ketemu Doms Dee. Gue banyak banget nanya sama dia, detail-detailnya, bahkan sampai celetukan-celetukan khas sana," ucap Rahabi.
Arya Saloka: Debut Laga yang Menguras Emosi
Sorotan utama tentu tertuju pada Arya Saloka. Dikenal luas lewat peran-peran drama romantis, suami fiktif sejuta umat ini mengambil risiko besar dengan keluar dari zona nyamannya.
Memerankan Zar bukan sekadar soal adu jotos, tetapi juga menyampaikan emosi seorang anak yang terdesak keadaan.
"Ini pertama kalinya saya terjun ke action series. Berat secara fisik, tapi menarik karena setiap gerakan Zar punya alasan emosional. Dia bukan sekadar berkelahi, tetapi dia bertahan demi orang-orang yang dia sayangi, sambil berjuang menjaga nuraninya," tutur Arya.
Aktor 34 tahun itu juga menceritakan tantangan syuting yang berlangsung di bulan Ramadan. Arya harus menjaga stamina untuk adegan pertarungan berat meski sedang berpuasa.
Transformasi fisiknya pun terlihat nyata, di mana Arya melakukan persiapan fisik intens dan diet ketat demi memvisualisasikan karakter Zar yang hidup di jalanan keras, meski dia enggan merinci detail penurunan berat badannya secara berlebihan.
Randy Pangalila dan Caitlin Halderman: Taktis dan Tangguh
Di sisi berseberangan, aktor spesialis laga Randy Pangalila memerankan Frengky, seorang algojo senior yang dingin, taktis, dan mematikan.
Randy menyebut karakter ini sangat berbeda dari peran-peran sebelumnya yang mungkin lebih emosional atau meledak-ledak.
"Kalau Frengky itu didesain untuk karakter yang paling taktis, yang paling bisa semuanya. Ada bantingan, kuncian, pukulan, tendangan, semuanya itu ada di Frengky," ujar Randy.
Randy dan Arya bahkan menjalani pelatihan dasar fisik selama dua bulan bersama Piranha Stunt sebelum masuk ke tahap koreografi, demi memastikan keamanan dan keindahan visual saat final battle.
Sementara itu, Caitlin Halderman hadir sebagai Icha, sosok perempuan yang menjadi kompas moral bagi Zar.
Caitlin menegaskan bahwa karakternya bukan sekadar pemanis, melainkan sosok tangguh yang berani bermimpi di tengah lingkungan yang gelap.
Caitlin bahkan melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman.
"Saya suka itu karena dari adegan itu (di episode 1) memang saya benar-benar enggak pakai stand in. Botol itu memang (dipukul) ke kepala saya," cerita Caitlin antusias.
Mengenai chemistry dengan Arya, Caitlin mengaku prosesnya berjalan natural meski awalnya sempat canggung.
"Kebetulan dia (Arya) orangnya luwes banget. Dia suka ngobrol, suka bercanda. Jadi dari awal kami ketemu, makin ke sini makin sering ngobrol dan diskusi soal skrip," imbuhnya.
Serial ini juga dimeriahkan oleh vokalis band rock legendaris, Andi /rif, yang berperan sebagai Sadino, pemimpin organisasi kriminal yang karismatik namun kejam.
Ada pula Yusuf Mahardika yang memerankan Gori, karakter yang disebutnya memiliki "gebrakan" di setiap episodenya.
Dengan total delapan episode, "Algojo" menjanjikan tontonan yang tidak hanya memacu adrenalin, tetapi juga mengajak penonton merenungi moralitas di wilayah abu-abu.
Serial ini dijadwalkan tayang eksklusif di Vidio mulai 16 Januari 2026.