- Penyanyi cilik Iva Deivanna meramaikan kembali industri musik anak Indonesia dengan single "Sisa Waktu Senja."
- Video klip lagu ciptaan Bemby Noor tersebut telah ditonton lebih dari 350 ribu kali di YouTube dalam dua minggu.
- Manajemen berharap Iva dapat menjadi pemicu kebangkitan kembali ekosistem musik anak di Indonesia saat ini.
Suara.com - Industri musik anak-anak di Indonesia yang sempat dianggap "mati suri" kini kembali mendapatkan angin segar.
Penyanyi cilik berbakat, Iva Deivanna baru saja menggebrak pasar musik tanah air lewat single terbarunya yang bertajuk "Sisa Waktu Senja".
Lagu indah ciptaan komposer ternama Bemby Noor ini menjadi bukti nyata bahwa karya berkualitas untuk anak-anak masih memiliki tempat spesial di hati para pecinta musik.
Sejak dirilis sekitar dua minggu lalu di berbagai platform digital, video klip Iva di YouTube terus mendapatkan respon positif dan telah ditonton lebih 350 ribu kali dalam waktu singkat, sebuah pencapaian menjanjikan untuk pendatang baru di genre musik anak.
Iva Deivanna membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk berkarya secara profesional.
Dalam lagu "Sisa Waktu Senja", Iva tidak hanya sekadar bernyanyi, namun ia mampu memberikan penghayatan yang mendalam pada setiap bait liriknya.
Suaranya yang apik membuat lagu ini terasa begitu hidup dan menyentuh.
Keberhasilan Iva ini tentu disambut rasa syukur oleh sang ibunda, Happy Yudea. Ia melihat putrinya memiliki bakat alami dan mental petarung di atas panggung.
"Iva memang punya bakat yang sangat bagus dan dia selalu siap tampil. Namun, sebagai orang tua, kami tetap menerapkan disiplin waktu," ujar Happy.
Meski karier Iva mulai bersinar, Happy menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama.
![Happy Yudea, ibunda Iva Deivanna. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/06/18502-happy-yudea-ibunda-iva-deivanna.jpg)
"Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Iva. Bagaimana perkembangannya nanti, biarlah Iva sendiri yang menentukan masa depannya. Tugas kami adalah membekali dan membimbingnya dengan pengalaman," katanya.
Optimisme juga datang dari Benny Wijaya, founder Sekuel Management yang menaungi Iva.
Saat dihubungi via telepon, Benny mengungkapkan bahwa perjalanan Iva baru saja dimulai.
Ia melihat Iva sebagai sosok yang langka di tengah minimnya penyanyi cilik saat ini.
"Sangat berbeda dengan era kejayaan kaset puluhan tahun silam, di mana penyanyi cilik menguasai industri. Saat ini, tidak banyak anak seusia Iva yang muncul dan berani berkarya," imbuh Benny.
Benny berharap kehadiran Iva Deivanna bisa menjadi trigger atau pemantik bagi bangkitnya ekosistem musik anak di Indonesia.
Ia merindukan masa di mana anak-anak Indonesia memiliki idola yang sesuai dengan usia mereka, sosok yang tidak hanya rupawan, tetapi juga kaya akan bakat.
"Kita semua rindu, kan? Melihat penyanyi cilik yang bertalenta muncul kembali. Saya berharap Iva bisa menjadi tonggak sejarah untuk kebangkitan itu," tuturnya.
Dengan sambutan hangat yang terus mengalir di kolom komentar media sosialnya, Iva Deivanna tampaknya siap menjadi bintang baru yang akan mengembalikan keceriaan lagu anak-anak di kancah musik nasional.