Tersebarnya chat SA dikhawatirkan menjadi trigger bagi anak-anak apabila mengakhiri hidup karena bertengkar dengan orangtua adalah hal yang benar.
"Ini trigger berat bagi anak-anak yang berkonflik sama ortu. Jadi pembenaran untuk 'pamit duluan' sebagai solusi," tandasnya.
Warganet pun sepakat dengan kekhawatiran Halimah melihat kasus bunuh diri anak di Indonesia semakin banyak terdengar.
"Jujur gue tuh kepikiran kek gini juga. Apalagi anak-anak kan pemikirannya masih belum lempeng gitu loh, orang dewasa aja bisa terpengaruh, apalagi anak-anak," komentar akun @BininyaRi***.
"Ini juga dilema sebenarnya, kalo ga diberitain mana tau netizen kalo kondisi negara udah separah ini," sahut akun @_i***.
"Itulah gunanya anak-anak gak boleh main gadget, menghindari hal-hal yang gak boleh anak-anak liat lewat di beranda," kata akun @KaZee167***.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi