Pernyataan tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian masyarakat mendukung sikap tegas tersebut karena dianggap mewakili keresahan pasien selama ini.
Namun, ada pula yang meminta kebijakan dievaluasi agar tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan daerah.
"Tolong dinaikin juga gajinya ya, Bu. Jangan hanya dikritik judesnya saja," komentar warganet menyinggung gaji nakes yang dianggap kurang manusiawi.
"Ibu Instagram-nya mana? Saya mau lapor gaji perawat yang di bawah UMR tapi diminta perawat berikan yang terbaik. Apakah ibu sudah berikan yang terbaik buat nakes?" sahut yang lain.
Paramitha sendiri merupakan Bupati Brebes periode 2025–2030 hasil kemenangan Pilkada Brebes 2024.
Dia didampingi Wakil Bupati Wurja, S.E., dan dijadwalkan resmi dilantik pada Februari 2025.
Sebelum menjabat kepala daerah, Paramitha dikenal sebagai politikus muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan mantan anggota DPR RI.
Pada masa jabatannya, dia menggulirkan sejumlah program prioritas termasuk Nakes Door to Door untuk layanan kesehatan langsung ke rumah warga.
Dia juga memperingatkan kepala puskesmas agar aktif turun ke lapangan atau siap diganti dalam enam bulan.
Kontributor : Chusnul Chotimah