- Ferry Irwandi menilai Rudy Mas'ud sebagai pengusaha sukses seharusnya mampu membeli mobil mewah dengan uang pribadi tanpa menyentuh APBD.
- Ferry menganggap kemarahan warga Kaltim sangat berdasar mengingat latar belakang ekonomi sang gubernur yang sudah sangat mapan.
- Pengadaan mobil Rp8,5 miliar dianggap "absurd" karena dilakukan di tengah status Rudy sebagai pengusaha besar di sektor energi dan transportasi.
Suara.com - Kreator konten Ferry Irwandi kembali melontarkan kritik tajam terkait rencana pengadaan mobil dinas mewah Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
Nilai anggaran sebesar Rp8,5 miliar tersebut dinilai sangat fantastis dan dianggap melukai hati rakyat yang tengah menghadapi masa sulit.
Melalui unggahan di kanal YouTube pribadinya, Ferry menyoroti pernyataan sang gubernur yang justru memantik emosi publik. Menurutnya, kegaduhan yang terjadi saat ini adalah respons yang sangat wajar dari masyarakat.
"Dan makanya sangat bisa dipahami kenapa banyak warga Kaltim itu sedang mengkritik gubernurnya sendiri dan gue kira kritik itu sangat valid," ujar Ferry Irwandi dalam video yang diunggah pada Jumat (27/2/2026).
Ferry kemudian membedah latar belakang Rudy Mas’ud yang dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang transportasi sebelum terjun ke dunia politik.
Ia merinci bahwa kekayaan Rudy bersumber dari berbagai sektor strategis, mulai dari transportasi bahan bakar hingga galangan kapal.
"Sebelum jadi politikus, Pak Rudy Mas'ud ini pengusaha sukses lah di berbagai sektor gitu. Termasuk transportasi bahan bakar, galangan kapal, dan penyimpanan bahan bakar," ungkap Ferry.
Status sebagai pengusaha kaya inilah yang menurut Ferry membuat rencana pengadaan mobil dinas menggunakan APBD menjadi terasa janggal dan tidak relevan.
"Jadi sebenarnya juga poin ini malah menambah keabsurdannya ya karena kalau dia pengusaha sukses seharusnya dia nggak perlu pakai APBD untuk pendanaan mobil dinas gitu loh," imbuh influencer sekaligus aktivis tersebut.
Baca Juga: Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi
Ia menambahkan bahwa keinginan seorang pejabat untuk mendapatkan kenyamanan dalam bekerja adalah hal yang manusiawi. Namun, bagi sosok sekaliber Rudy Mas’ud, membeli mobil mewah dengan dana pribadi bukanlah perkara sulit tanpa harus membebani anggaran daerah.
"Kalau cuman pengen mobil dinas yang nyaman ya seharusnya dia bisa beli sendiri ya kan. Ya kalau bersih kenapa harus risih, Pak? Gitu," pungkasnya.