Selain itu, dia menjelaskan alasan mengapa bukti-bukti visual mengenai kehancuran tersebut sulit keluar ke dunia luar.
"Dia sangat ingin mengirimkan vidio pada saya, tapi pemerintah Israel akan langsung menghukum siapa pun yang menyebarkan kerusakan di Israel 5 tahun tanpa sidang," ungkapnya mengenai ketatnya sensor informasi di sana.
Aspek kemanusiaan juga menjadi sorotan dalam pengakuannya yang memilukan.
Ndha menceritakan diskriminasi yang dialami atasannya dalam upaya mencari perlindungan.
"Ya Allah.. selamatkan boss saya..dia orang baik..dan saya menangis mendengar dia tidak di perbolehkan masuk banker hanya karna dia seorang kristiani ..ya allah," tulisnya.
Dia juga menambahkan informasi bahwa tempat perlindungan yang ada pun kini sudah tidak lagi menjamin keselamatan.
"Tapi dia juga cerita, banker sekarang juga tidak aman lagi, sudah banyak korban di temukan dalam banker, banker tidak seaman yg di gemborkan Israel," bebernya.
Di akhir pesannya, dia menyampaikan sebuah permohonan tulus untuk mengakhiri kekerasan yang terjadi.
"Sudahi perang ini. Saya mohon," harapnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
Hanya saja tak diketahui apakah cerita netizen itu benar atau tidak.
Namun yang jelas cerita itu diunggah oleh akun seorang ulama besar yang punya puluhan ribu pengikut.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah