Suara.com - Penyanyi Mandarin ternama, Eric Chou, bersiap menyapa para penggemarnya di Indonesia melalui konser bertajuk “Odyssey - Stars”.
Konser ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Indonesia Arena yang berada di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.
Acara ini digadang-gadang akan menjadi salah satu konser Mandarin terbesar yang pernah digelar di Indonesia.
Promotor konser, Friedrice Entertainment, memastikan bahwa pertunjukan tersebut akan dikemas dengan konsep yang sangat megah dan berbeda dari konser Mandopop lainnya di Tanah Air.
CEO Friedrice Entertainment, James Zou, mengungkapkan bahwa konser Eric Chou kali ini akan menghadirkan pengalaman menonton yang lebih spektakuler bagi para penggemar.
Menurut James Zou, konser tersebut bahkan berpotensi mencatat sejarah baru dalam penyelenggaraan konser musik Mandarin di Indonesia.
Hal itu karena panggung yang digunakan akan memiliki desain 360 derajat, sehingga penonton dapat menikmati pertunjukan dari berbagai sisi tanpa kehilangan momen penting di atas panggung.
“Ini akan menjadi grand Chinese concert in Indonesia history. Kenapa? Khusus untuk konser Eric Chou itu pakai panggung 360 derajat,” ujar James Zou saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/3/2026).
Ia juga menambahkan bahwa ini merupakan pertama kalinya konser Mandarin di Indonesia menggunakan konsep panggung 360 derajat.
Konsep panggung tersebut dirancang secara detail agar memberikan pengalaman visual yang maksimal. James menjelaskan bahwa panggung akan dibuat sangat besar dan dilengkapi berbagai elemen teknologi modern.
![Eric Chou. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/03/11/78751-eric-chou-instagram.jpg)
Setiap sudut panggung nantinya akan memiliki lift yang dapat naik dan turun, sehingga memungkinkan Eric Chou berpindah posisi secara dinamis selama pertunjukan berlangsung.
Tidak hanya itu, panggung juga akan dibuat dapat berputar, sehingga seluruh penonton yang berada di berbagai sisi arena tetap bisa melihat penampilan sang penyanyi dengan jelas.
Dengan konsep panggung di tengah arena, jarak antara penonton dan artis pun terasa lebih dekat.
“Kalau model panggung di tengah begini, dari segala sisi Indonesia Arena dekat sekali. Jadi ini the most intimate Chinese concert di Indonesia,” jelasnya.
Selain memikirkan konsep panggung, pihak promotor juga sangat memperhatikan kenyamanan penonton. Desain area penonton telah dirancang secara khusus agar memberikan sudut pandang yang lebih baik saat menyaksikan konser.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menaikkan area lantai (floor) sehingga penonton dapat menikmati pertunjukan dengan posisi pandang yang lebih optimal.
Area tersebut juga akan dibuat dalam bentuk tribune berundak, sehingga penonton di belakang tetap bisa melihat panggung dengan jelas tanpa terhalang penonton di depan.
“Floor areanya akan dinaikkan, jadi yang nonton eye view. Nanti akan dibuat tribune dan berundak,” terang James Zou.
Selain itu, di sekeliling panggung juga akan dipasang beberapa layer visual agar penampilan Eric Chou tetap dapat terlihat dari berbagai arah.
![Eric Chou. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/03/11/69704-eric-chou-instagram.jpg)
Dengan konsep ini, seluruh penonton di arena diyakini akan mendapatkan pengalaman menonton yang lebih maksimal dan imersif.
Sementara itu, bagi para penggemar yang ingin menyaksikan langsung konser Eric Chou di Jakarta, tiket konser saat ini masih tersedia.
Penonton dapat membelinya secara resmi melalui situs penjualan tiket di ericchoujkt.com.
Siapa yang tidak sabar menonton konser Eric Chou?