Sebuah diskusi panas dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV baru-baru ini menjadi viral.
Pasalnya dalam diskusi tersebut, Aiman Witjaksono mengusir Permadi Arya alias Abu Janda dari studio.
Ketegangan dalam diskusi dipicu oleh adu argumen yang tidak terkendali mengenai sejarah diplomasi internasional Indonesia.
Abu Janda berulang kali melontarkan kata-kata kasar yang dinilai melanggar etika kepada lawan diskurinya Prof. Ikrar Nusa Bhakti.
Berikut kronologi lengkap diusirnya Abu Janda oleh Aiman saat berdiskusi dengan Prof. Ikrar.
1. Bermula saat Bahas Jasa Amerika Serikat

Diskusi diawali dengan pandangan Abu Janda mengenai peran vital Amerika Serikat bagi kedaulatan Indonesia.
Ia berpendapat bahwa sentimen anti-Amerika di Tanah Air sering kali didasari kebencian buta.
Menurutnya, Belanda angkat kaki dari Indonesia pada tahun 1949 bukan semata karena perang gerilya.
Abu Janda menyatakan bahwa tekanan diplomasi dan ancaman penghentian bantuan ekonomi dari Amerika Serikat kepada Belanda inilah yang membuat kompeni pergi dari Tanah Air.
Baca Juga: Dinilai Merusak Demokrasi, Dayat Piliang Desak Abu Janda Di-blacklist dari TV
2. Sanggahan Keras dari Prof. Ikrar Nusa Bhakti

Perihal jasa Amerika yang disebut Abu Janda, ternyata mantan Duta Besar RI untuk Tunisia, Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, memiliki perspektif yang berbeda.
Ia mengingatkan bahwa keterlibatan Amerika kala itu sangat dipengaruhi oleh kepentingan geopolitik.
Ya, saat itu Amerika berniat membendung komunisme, sehingga apa yang dilakukan itu bukan murni niat baik.
"Jangan Anda pikir Amerika itu negara yang baik ya," ucap Prof Ikrar yang akhirnya menyulut emosi Abu Janda.
3. Abu Janda Lontarkan Kata Tak Pantas

Mendengar pernyataan Prof. Ikrar, Abu Janda mulai kehilangan kendali.
Ia memotong pembicaraan dengan nada tinggi dan melontarkan kalimat merendahkan seperti, "Gue tidak ada urusan sama perasaan lo Pak. Perasaan lo gue ada urusan,"