Suara.com - Kemunculan patung satir yang menampilkan Donald Trump dan Jeffrey Epstein sebagai pasangan ikonik dari film Titanic mendadak menarik perhatian publik di Washington DC.
Patung berukuran besar tersebut tiba-tiba muncul pada Selasa, 10 Maret 2026, di area National Mall dan langsung memancing rasa penasaran wisatawan serta warga.
Instalasi itu menggambarkan Trump dan Epstein memerankan Jack dan Rose dalam adegan romantis di haluan kapal Titanic yang terkenal.
Adegan tersebut merujuk momen legendaris ketika karakter Jack yang dimainkan Leonardo DiCaprio berdiri di depan kapal sambil berteriak, "I'm the king of the world!"
Dalam adegan film karya sutradara James Cameron itu, Jack memegang tangan Rose saat ia merentangkan kedua lengannya menghadap angin laut.
Patung baru ini diberi judul "KING OF THE WORLD," mengacu langsung pada dialog terkenal yang menjadi salah satu simbol film Titanic.
Di kedua sisi patung terpasang plakat berisi tulisan satir yang membandingkan kisah cinta Jack dan Rose dengan hubungan Trump dan Epstein.
Tulisan pada plakat tersebut menyebut kisah itu dibangun dari perjalanan mewah, pesta liar, serta gambar telanjang rahasia yang menjadi sindiran tajam.
Organisasi bernama Secret Handshake mengaku sebagai pihak yang memasang patung tersebut dan menempatkan sepuluh spanduk di sekitarnya.
Baca Juga: Viral Pengguna FB Bagi Tips Dapat Makanan Gratis dari Shopee, Tuai Kecaman Gegara Rugikan Driver
Mereka menjelaskan kepada stasiun televisi lokal bahwa pemasangan spanduk dimaksudkan sebagai sindiran terhadap maraknya banner wajah Trump di gedung federal.
Secret Handshake bahkan mengatakan bahwa 2026 adalah tahun penuh banner bagi Presiden Trump, jadi mereka ingin ikut menambahkan beberapa.
Menurut rencana, instalasi patung satir tersebut hanya akan dipasang sementara hingga Jumat, 13 Maret mendatang.
Sebelumnya, mereka juga pernah memasang patung Trump dan Epstein bertajuk "Best Friends Forever" di lokasi yang sama tahun lalu.
Patung sebelumnya menggambarkan keduanya saling berpegangan tangan sambil menari, namun akhirnya cepat diturunkan oleh polisi taman nasional.
Kontroversi lain juga muncul setelah laporan The Wall Street Journal menyebut Trump pernah mengirim kartu ulang tahun kontroversial kepada Epstein pada 2003.