- Ustaz Solmed mengklarifikasi tidak terlibat dugaan pelecehan seksual sesama jenis tokoh agama berinisial SAM pada Jumat, 13 Maret 2026.
- Ustaz Solmed membuktikan nama lengkapnya Saleh Mahmud Munawir, bukan SAM, melalui tangkapan layar rekening bank miliknya.
- Kasus dugaan pelecehan melibatkan inisial SAM dengan lima korban dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Kamis, 12 Maret 2026.
Suara.com - Pendakwah Ustaz Solmed kembali memberikan klarifikasi setelah namanya sempat dikaitkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang melibatkan seorang pendakwah berinisial SAM.
Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan membuat banyak warganet berspekulasi mengenai identitas sosok yang dimaksud.
Karena inisial SAM dianggap mirip dengan namanya, sebagian netizen langsung mengaitkannya dengan Ustaz Solmed. Padahal, pendakwah yang memiliki nama panggilan Solmed itu sudah lebih dulu membantah tudingan tersebut.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 13 Maret 2026, Ustaz Solmed kembali menegaskan bahwa dirinya tidak ada kaitannya dengan kasus yang tengah ramai diperbincangkan itu.
Dalam unggahan tersebut, ia bahkan membagikan tangkapan layar rekening bank miliknya sebagai bukti identitas.
Pada tangkapan layar rekening BCA yang diunggah, terlihat jelas nama lengkap Ustaz Solmed yang tertera sebagai Saleh Mahmud Munawir.
Ia sengaja memperlihatkan bukti tersebut untuk menegaskan bahwa inisial namanya bukan SAM seperti yang ramai dibicarakan publik.
“Tuh kan, udah disapa ‘Halo’ pula sama bank yang satu itu. Udah percaya kan kalau nama saya memang SALEH MAHMUD MUNAWIR,” tulis Ustaz Solmed dalam keterangan unggahannya.
Dengan menunjukkan nama lengkapnya, suami dari April Jasmine itu berharap masyarakat tidak lagi salah paham dan mengaitkan dirinya dengan kasus tersebut.
Ia juga meminta para netizen yang sebelumnya ramai berkomentar di media sosialnya untuk berhenti membahas isu tersebut di akun pribadinya.
Dalam unggahannya, Ustaz Solmed bahkan menyampaikan hal tersebut dengan nada bercanda. Ia menyindir para warganet yang sebelumnya menyerbu kolom komentarnya dengan berbagai pesan bernada tudingan.
“Yaudah, yang pada nitip sendal, jeruk, ta’jil dll pada pulang yaa, bilangin salah tempat penitipan,” tulisnya lagi.
Meski merasa difitnah dan namanya sempat terseret dalam isu negatif, Ustaz Solmed memilih untuk tetap bersikap santai dan tidak terpancing emosi.
Ia bahkan menutup klarifikasinya dengan doa serta pesan positif kepada para pengikutnya.
“Selamat berpuasa, sehat dan sukses selalu semuanya. Love u all brother and sister,” ujarnya.
Seperti diketahui, kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah berinisial SAM saat ini memang tengah menjadi sorotan publik.
Sosok tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan melakukan kekerasan seksual terhadap sesama jenis.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa jumlah korban mencapai lima orang. Kasus ini kemudian memicu perhatian luas masyarakat dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai identitas pelaku.
Kuasa hukum korban, Benny Jehadu, sempat memberikan keterangan kepada awak media saat ditemui di Bareskrim Polri pada Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa sosok yang dilaporkan merupakan seorang tokoh agama yang cukup dikenal masyarakat.
Meski demikian, Benny tidak mengungkap secara rinci identitas lengkap dari pendakwah yang dimaksud. Ia hanya menyebut bahwa terlapor memiliki inisial SAM dan kerap tampil dalam program keagamaan di salah satu stasiun televisi swasta.
“Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta. Kalau untuk profesinya ya seorang tokoh agama,” ujar Benny Jehadu.
Selain nama Ustaz Solmed, nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry juga sempat disebut-sebut oleh sejumlah warganet sebagai sosok yang dimaksud dengan inisial SAM.
Namun hingga saat ini, Syekh Ahmad Al Misry sendiri belum memberikan pernyataan atau klarifikasi resmi terkait kabar yang beredar tersebut.