- Selebgram Emy Aghnia dikritik karena menggunakan cuplikan video Vidi Aldiano mengenai penyakit kanker untuk berjualan produk.
- Emy Aghnia mengaitkan pesan Vidi Aldiano tentang kesia-siaan harta dengan pengalaman pribadinya, kemudian mempromosikan produknya.
- Setelah menuai kemarahan publik karena dianggap tidak etis, Emy Aghnia menghapus video dan menyampaikan permohonan maaf pada 17 Maret 2026.
Suara.com - Selebgram Emy Aghnia menuai kritik karena menggunakan video Vidi Aldiano sebagai bahan jualan di media sosial.
Emy Aghnia awalnya memperlihatkan video cerita Vidi Aldiano yang mendapat banyak uang, popularitas, tapi harus menghadapi penyakit kanker.
"Gue kira harta dunia itu yang bikin gue happy. Ternyata nggak. Punya properti sekian, harta sekian, saat elu dapat penyakit paling ganas di hidup gue. Nggak ada gunanya," kata Vidi Aldiano dalam cuplikan video.
Emy Aghnia merasa tersentuh dengan perjuangan Vidi Aldiano yang dianggap cerminan dari kehidupan pribadinya selama ini.
"Itu tuh jadi kayak mirroring di aku sendiri gitu loh. Kayak aku tuh ngejar harta banget dari tahun 2013," ungkap perempuan kelahiran 1995 tersebut.
Emy Aghnia kemudian mengatakan agar dirinya dan orang-orang harus lebih mencintai diri sendiri.
Di sini kemudian ia mengaitkan video Vidi Aldiano, ucapannya dan produk yang dibawa.
"Kamu butuh lebih dicintai, kamu butuh dicintai oleh siapa? Oleh diri sendiri. Sekarang aku mulai kayak beli... (Mulai jualan produk)," kata Emy Aghnia.
Tindakan mencampuradukkan empati dengan promosi dagang ini kemudian memicu kemarahan warganet yang menganggapnya tidak etis.
Usai ramai dihujat, Emy Aghnia menghapus video tersebut dan menuliskan permintaan maaf.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas konten yang saya unggah," tulis Emy si Instagram Story pada Selasa, 17 Maret 2026.
Ia mengakui bahwa keputusannya menyatukan nama sebuah jenama atau brand dalam konteks kesedihan adalah kekeliruan.
"Penyampaian saya, terutama dengan adanya penyebutan nama brand dalam konteks tersebut, adalah sesuatu yang tidak tepat," imbuhnya.