Suara.com - Nama Emy Aghnia tengah ramai diperbincangkan usai mengunggah konten yang menggabungkan narasi duka meninggalnya Vidi Aldiano dengan promosi produk yang dinilai tidak etis.
Di tengah polemik tersebut, masa lalu selebgram yang juga dikenal dengan nama Aghnia Punjabi itu justru dikuliti warganet.
Akun @moonlight_9595 di Threads mengaku sebagai teman seangkatan dan menyinggung dugaan Emy pernah dikeluarkan dari pesantren di Solo.
Dia menyebut kasus tersebut sempat heboh pada masanya dan mengingatkan agar Emy tidak mengulangi kesalahan dalam bentuk berbeda.
"Mbak yang lagi viral tuh, ingat nggak dulu kamu dikeluarkan dari sekolah (pondok pesantren di Solo) pas kelas 1 MTs gara-gara apa," tulisnya.
"YTTA dah, gue kebetulan teman seangkatan waktu itu, dulu heboh banget kasusmu di angkatan pada masa itu," lanjut unggahan tersebut.
Tak berhenti di situ, akun @marinchun ikut membeberkan tudingan bahwa Emy dikeluarkan karena dugaan kasus pencurian di lingkungan pesantren.
"Katanya Mbak Seleb dikeluarkan dari Ponpes elit gara-gara nyolong, seangkatan tahu semua," tulis akun tersebut dalam komentarnya.
"Mbak Moon saksi hidup karena kamarnya di depan kamar Mbak Moon," lanjut unggahan yang langsung viral tersebut.
Klaim tersebut langsung menyebar luas dan memicu spekulasi liar terkait latar belakang pribadi sang influencer.
Kini, akun @moonlight_9595 terpantau mengunci profilnya sementara polemik Emy Aghnia masih terus bergulir di media sosial.
Di sisi lain, belum ada klarifikasi resmi dari Emy Aghnia terkait tudingan yang beredar dan kembali viral tersebut.
Namun diketahui bahwa Emy memang pernah mengenyam pendidikan di pesantren sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang.
Sementara itu, kontroversi awal bermula dari unggahan yang dianggap memanfaatkan kabar duka sebagai bagian dari konten komersial.
Banyak yang merasa tertipu karena konten tersebut terlihat seperti ucapan belasungkawa, namun ternyata mengandung endorsement produk.