- Musisi dangdut anggota ARDI dan RAI mengeluhkan royalti periode Juli–Desember 2025 belum cair dari LMKN sejak Januari 2026.
- Perubahan kebijakan LMKN menyebabkan penurunan drastis nilai royalti, dari miliaran menjadi hanya sekitar dua puluh lima juta rupiah.
- Rhoma Irama menyumbangkan seratus juta rupiah kepada musisi terdampak sebagai bentuk kepedulian atas penundaan pembayaran royalti.
"Ini memarginalkan dangdut. Kita semua tahu ada TV yang sepanjang hari programnya dangdut, bahkan sering viral di media sosial. Belum lagi event-event yang banyak memakai dangdut," beber Ikke.
Dia pun menegaskan pihaknya membutuhkan transparansi dari LMKN terkait sumber data yang digunakan dalam menentukan besaran royalti tersebut.
Hingga kini, ARDI mengaku masih menunggu kejelasan sekaligus komparasi data yang mereka ajukan sebagai pembanding atas perhitungan versi LMKN.