Suara.com - Nama Salmafina Sunan kembali jadi sorotan setelah polemik lama dengan mantan suaminya, Taqy Malik kembali mencuat di media sosial.
Isu ini kembali memanas usai istri Taqy Malik, Sherel Thalib mengunggah pernyataan yang menyinggung kabar lama soal pernikahan suaminya.
Dalam unggahannya, Sherel menyoroti anggapan publik yang masih mempercayai cerita lama yang ia nilai sebagai hoaks yang terus beredar.
Pernyataan tersebut langsung memancing reaksi Salmafina Sunan yang merasa perlu meluruskan informasi yang menurutnya tidak sepenuhnya keliru.
Salmafina menegaskan bahwa isu legging yang sempat viral bukanlah kabar bohong, bahkan ibunya disebut menjadi saksi langsung kejadian tersebut.
Dia juga menekankan bahwa selama ini dirinya tidak pernah mengganggu kehidupan rumah tangga mantan suaminya meski berbagai isu terus menyeret namanya.
Namun karena kembali disinggung ke publik, Salmafina akhirnya angkat suara demi memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat luas.
Di tengah memanasnya situasi, warganet justru menantang Salmafina untuk membongkar fakta masa lalu yang selama ini dia simpan rapat.
Banyak yang mempertanyakan alasan dirinya tidak membuka semuanya sejak perceraian yang terjadi pada Februari 2018 lalu.
Menjawab hal itu, Salmafina mengungkap alasan emosional yang selama ini menjadi pertimbangannya untuk tidak membongkar aib tersebut.
"Kalian bayangin enggak, waktu tahun itu, di saat aku bercerai, kalaupun aku speak up, akankah kalian percaya sama seorang Salmafina?" ujarnya.
![Salmafina Sunan dan Taqy Malik. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/24/72203-salmafina-sunan-dan-taqy-malik.jpg)
Dia menambahkan bahwa pada saat itu posisinya dianggap tidak cukup kuat untuk dipercaya dibanding citra mantan suaminya yang dinilai sangat baik.
"Percaya enggak kalian sama aku? Enggak akan ada yang percaya, buat apa waktu itu aku umbar-umbar aib?" ucap putri pengacara Sunan Kalijaga itu tegas.
Selain faktor kepercayaan publik, Salmafina juga mengaku lebih memilih menjaga perasaan orangtuanya dibanding membuka luka lama ke publik.