Sebagai informasi, tugas Damkar memang bukan hanya memadamkan api, tetapi juga tindak pencegahan, penyelamatan, dan evakuasi.
Tindak pencegahan di antaranya melakukan sosialiasi, edukasi, pelatihan, dan inspeksi alat proteksi kebarakan kepada masyarakat.
Damkar juga bertugas menyelamatkan manusia atau hewan dari kebakaran, kecelakaan, bencana alam, serta kondisi darurat.
Oleh sebab itu, damkar siaga selama 24 jam untuk merepons laporan masyarakat yang berada dalam kondisi darurat.
Merujuk tugas-tugas damkar, menyiram ladang jagung yang kekeringan bukan kewajiban damkar.
Untuk masalah tersebut, Dinas Pertanian setempat biasanya telah menyiapkan strategi dan mitigasi untuk menghadapi kemarau panjang.
Di antara mitigasi kekeringan yang disiapkan Dinas Pertanian adalah pompanisasi irigasi, rehabilitasi jaringan air, dan penerapan teknologi hemat air seperti Alternate Wetting and Drying (AWD) untuk menghemat air hingga 20 persen.
Kontributor : Neressa Prahastiwi