- Rumah di Kemang yang telah direnovasi Rachel senilai miliaran rupiah terancam dijual sepihak oleh Okin, meski awalnya disepakati untuk masa depan anak-anak.
- Pihak Rachel mengungkap bahwa Okin sempat tidak membayar nafkah anak selama beberapa bulan pada tahun 2021 dan 2022 sesuai perjanjian perceraian.
- Rachel sempat meminjamkan uang kepada Okin untuk membayar cicilan KPR, namun uang tersebut diduga tidak disetorkan ke bank hingga memicu masalah baru.
Suara.com - Perseteruan antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin, kembali terjadi.
Hal ini berkaitan dengan rumah sengketa yang diperuntukkan buat anak mereka, kini mau dijual sang musisi secara sepihak.
Sangun Ragahdo, pengacara Rachel Vennya memberikan penjelasan. Rumah yang berada di kawasan Kemang, Jakarta Selatan dibeli saat keduanya masih menikah.
"Rumah itu dibeli atas nama Niko secara cicilan melalui KPR ke bank. Nilainya kalau tidak salah Rp 52 juta per bulan," kata Sangun Ragahdo di Polda Metro Jaya pada Senin, 6 April 2026.
Karena rumah tersebut adalah impian mereka bersama, Rachel Vennya merenovasi hunian tersebut dengan nilai yang fantastis.
"Menghabiskan uang tidak kurang itu Rp3 sampai Rp4 miliar. (biaya renovasi) itu telah dibayar lunas oleh Rachel, tapi KPR tetap berjalan," jelas Sangun Ragahdo.
Namun di tengah jalan, rumah tangga Rachel Vennya dan Okin berakhir. Keduanya pun membuat kesepakatan terkait rumah tersebut.
Di sinilah kemudian masalah bermula. Berikut poin-poin penting terkait kronologi rumah yang kini menjadi sengketa Rachel Vennya dan Okin.
1. Kesepakatan Hak Rumah, Uang Mut’ah, dan Nafkah Anak
Saat perceraian keduanya diputus, Rachel Vennya mendapatkan uang mut’ah sebesar Rp1 miliar. Ia menyerahkan kepemilikan rumah sepenuhnya kepada Okin dengan syarat cicilan dilanjutkan oleh sang mantan suami.
Selain kesepakatan tersebut, Okin juga wajib memberikan nafkah bulanan kepada dua anak mereka.
"Disepakati untuk kedua orang anak senilai Rp50 juta setiap bulan," jelas sang pengacara.
2. Nafkah anak mandek
Kenyataan pahit harus ditelan Rachel Vennya ketika nafkah untuk kedua buah hatinya ternyata tidak berjalan mulus sesuai kesepakatan.
Hal inilah yang memicu Rachel Vennya mengambil alih rumah tersebut. Sebagai kompensasi, Okin tidak perlu lagi memberi uang nafkah bulanan asalkan tetap membayar cicilan bank.