- Rumah di Kemang yang telah direnovasi Rachel senilai miliaran rupiah terancam dijual sepihak oleh Okin, meski awalnya disepakati untuk masa depan anak-anak.
- Pihak Rachel mengungkap bahwa Okin sempat tidak membayar nafkah anak selama beberapa bulan pada tahun 2021 dan 2022 sesuai perjanjian perceraian.
- Rachel sempat meminjamkan uang kepada Okin untuk membayar cicilan KPR, namun uang tersebut diduga tidak disetorkan ke bank hingga memicu masalah baru.
"Ternyata di tahun 2021, tahun 2022 adalah ya kita bilangnya mandeklah. 2021 itu ada 3 bulan, di 2022 itu tidak kurang dari 6 bulan tidak dibayarkan untuk nafkah," ungkap Sangun Ragahdo.
3. Okin mau menjual rumah usai direnovasi ulang dan dapat pinjaman
Setelah rumah diambil alih, Rachel Vennya kembali merenovasi. Nilainya, mencapai Rp 500 juta.
Ironisnya, Okin diduga tidak membayarkan cicilan KPR meskipun sudah dipinjamkan uang.
"Sempat juga mungkin di sini ya ada pinjam-meminjam uang, katanya akan digunakan untuk bayar cicilan, akhirnya dipinjamkan juga oleh Rachel," kata Sangun.
"Ternyata di sisi lain uang tersebut malah tidak dibayarkan untuk cicilan rumahnya, akhirnya jadi masalah baru lagi," imbuhnya.
Kini, Rachel Vennya merasa terkejut karena ada orang asing yang mulai mendatangi rumah tersebut untuk melakukan pengukuran.
"Tiba-tiba kok rumah yang sudah ya dikatakan katanya sudah kamu ambil saja, sudah kamu renov saja, yang rencananya rumah ini buat anak-anak ke depannya, kok malah sekarang ada orang datang ke rumah, ada yang ngukur-ngukur," ucap Sangun Ragahdo menutup penjelasan.