Suara.com - Meninggalnya Vidi Aldiano ternyata masih meninggalkan duka mendalam bagi publik.
Namun, di tengah suasana berkabung tersebut, muncul fenomena kurang menyenangkan di mana sejumlah pihak diduga mengeksploitasi momen duka ini demi popularitas semata (pansos).
Mulai dari penggunaan potongan video mendiang untuk iklan produk hingga munculnya sosok Egi Fazri, yang mengklaim mirip dengan almarhum.
Fenomena yang dirasa nirempati itu pun memicu reaksi keras dari para sahabat dekat.
Berikut rangkuman kecaman menohok sahabat Vidi Aldiano terkait hilangnya empati di tengah duka.
1. Deddy Corbuzier

Deddy Corbuzier menyampaikan kritiknya dengan gaya sarkasme yang tajam melalui episode terbaru Podhub.
Ia mempersembahkan sebuah trik sulap yang berakhir dengan gestur jari tengah sebagai bentuk penghinaan kepada mereka yang mencoba menggantikan kerinduan fans dengan konten yang dipaksakan.
Deddy bahkan secara blak-blakan melabeli orang-orang yang memanfaatkan momen duka ini sebagai sampah.
2. Reza Chandika

Reza Chandika secara terbuka menyindir orang-orang yang mencoba memirip-miripkan diri dengan Vidi demi viral.
Ia menegaskan bahwa tidak semua orang memahami arti empati.
Menurutnya, sangat tidak etis menjadikan kematian seseorang sebagai alat untuk mendulang interaksi (engagement) di media sosial, apalagi jika klaim kemiripan tersebut sebenarnya tidak ada.
3. Enzy Storia

Melalui platform Threads, Enzy Storia mengunggah status singkat yang menunjukkan rasa mual dan jijik melihat fenomena orang-orang yang sengaja meniru gaya Vidi demi perhatian.
Meski tidak menyebut nama secara spesifik, unggahan ini diyakini kuat oleh warganet sebagai reaksi terhadap pihak-pihak yang kehilangan etika di tengah kedukaan.
4. Nino Kayam

Nino Kayam mengungkapkan kekecewaannya terhadap kontrasnya sikap orang-orang terdekat dengan mereka yang tidak mengenal Vidi.
Saat sahabat-sahabat asli masih berjuang melawan rasa sedih, ada pihak luar yang justru sibuk mencari celah keuntungan dan peluang bisnis dari berita duka tersebut.