- Cerita berfokus pada empat mahasiswa kedokteran yang menghadapi teror horor di rumah sakit setelah salah satu pasien mereka meninggal dunia saat praktik.
- Para aktor, termasuk Fatih Unru, menjalani workshop khusus selama tiga hari bersama dokter asli untuk mempelajari prosedur medis dasar dan penanganan pasien.
- Tim artistik menyulap sebuah panti jompo tua di kawasan Kaliurang menjadi set rumah sakit bergaya kolonial Belanda yang meyakinkan untuk mendukung suasana mencekam.
Kendati telah dibekali pengetahuan medis dasar, aktor muda ini menegaskan, film Gudang Merica bukanlah film dokumenter medis.
Fatih memberikan disclaimer, cerita fiksi ini mungkin saja memiliki beberapa adegan medis yang disesuaikan demi kelancaran alur.
"Jadi kalau misalkan ada yang miss atau yang seperti apa, maksudnya prosedurnya ada yang salah, itu sudah disesuaikan supaya cerita itu tetap bisa berjalan gitu," katanya.
3. Cerita di balik set lokasi
Sebagai bocoran, Fatih Unru mengatakan set lokasi tidak benar-benar dilakukan di rumah sakit. Tim produksi menggunakan panti jompo yang disulap menjadi rumah sakit yang usang.
Fatih Unru pun memuji kepiawaian tim artistik yang sukses merombak bangunan tua di kawasan Kaliurang tersebut menjadi set yang meyakinkan.
"Teman-teman art kayaknya perlu dikasih kredit karena bikin set yang believable. Jadi ada tempat yang tadinya kosong dan nggak terpakai, jadi rumah sakit yang kayak zaman-zaman Belanda," ucapnya.
Penasaran seperti apa film Gudang Merica? Saksikan di bioskop mulai 21 Mei 2026.