- Seorang pemilik bengkel di jalur Majalengka-Kuningan menggratiskan biaya ganti ban kepada seorang remaja perempuan yang hanya memiliki uang pas-pasan.
- Remaja tersebut diketahui sedang dalam perjalanan motor selama 3 jam menuju Kuningan untuk bekerja dan sempat panik karena ban motornya robek.
- Keduanya menangis bersama setelah pemilik bengkel merasa iba dan teringat perjuangan hidupnya sendiri, yang kemudian memicu simpati luas dari netizen.
Suara.com - Sebuah unggahan dari akun info_netizen62 memperlihatkan momen emosional antara seorang pemilik bengkel dan seorang remaja perempuan yang tengah berjuang demi masa depannya.
Kisah ini berawal di sebuah bengkel sederhana yang terletak di jalur antara Majalengka dan Kuningan, Jawa Barat. Jalur ini dikenal cukup menantang bagi para pengendara motor karena jarak tempuhnya yang jauh dan medan yang beragam.
Dalam video tersebut, terlihat seorang remaja perempuan yang tampak kebingungan di depan bengkel. Awalnya, ia mengira sepeda motornya hanya mengalami ban kempes biasa yang cukup diatasi dengan mengisi angin.
Namun, setelah diperiksa secara teliti oleh sang mekanik sekaligus pemilik bengkel, kenyataannya jauh lebih buruk karena ban dalam motornya telah robek dan tak bisa lagi ditambal.
Satu-satunya solusi agar ia bisa melanjutkan perjalanan adalah dengan mengganti ban dalam yang baru. Tanpa banyak bicara, pemilik bengkel langsung mengerjakan motor tersebut dan memasangkan ban dalam baru agar si perempuan bisa segera berangkat.
Ketegangan mulai terasa saat tiba waktunya untuk membayar. Ketika ditanya mengenai harganya, pemilik bengkel menyebut Rp50.000.
Mendengar nominal tersebut, raut wajah si remaja perempuan seketika berubah. Ada gurat kecemasan dan kebingungan yang sangat jelas di matanya.
Dengan nada suara yang ragu, ia mencoba bernegosiasi dengan jujur. Ia mengatakan hanya memiliki uang tunai sebesar Rp20.000 dan berniat membayar sisanya melalui transfer.
Pemilik bengkel, yang memiliki hati yang peka sadar kalau pelanggan di depannya ini sedang berada dalam kondisi sulit.
Alih-alih menerima tawaran transfer atau menahan motor tersebut, ia justru melakukan hal yang tak terduga. Ia memutuskan untuk menggratiskan ban dalam tersebut sepenuhnya.
Keputusan spontan ini sontak membuat pertahanan emosional si remaja perempuan runtuh. Ia langsung menangis tersedu-sedu, tak menyangka akan bertemu orang asing yang begitu baik di tengah perjalanannya yang sulit.
Ternyata, ia sedang dalam perjalanan dari Majalengka menuju Kuningan Kota untuk bekerja. Perjalanan itu bukanlah jarak yang dekat.
Ia harus menempuh waktu sekitar 2 hingga 3 jam di atas sepeda motor demi mengais rezeki. Si perempuan dirasakan baru bekerja di sana.
Pemilik bengkel pun tidak mampu membendung air matanya. Ia mengaku ikut terharu melihat perjuangan gadis tersebut.
Ada alasan mendalam mengapa ia begitu ringan tangan membantu. Ia merasa pernah di posisi perempuan tersebut.
Momen perpisahan pun menjadi sangat mengharukan. Sambil terus terisak, si perempuan berkali-kali mengucapkan terima kasih dan mencium tangan sang pemilik bengkel sebagai bentuk rasa syukur yang tak terhingga.
Video ini dengan cepat menyebar ke berbagai platform media sosial dan memantik komentar.
"Sehat-sehat dan lancar rezekinya ya mas. Aamin ya Allah. Saya punya counter HP kecil mas, pernah ada tiga anak kakak beradik yang mau jual HP almarhum ayahnya buat beli beras, saya juga nangis dan saya kasih uang HPnya tapi HP saya suruh bawa pulang lagi. Semoga Allah terus bersama kita, aamiin," tulis seorang netizen.
Komentar lain juga mengalir deras, mendoakan keberkahan bagi pemilik bengkel tersebut.
"Semoga amal balas kebaikannya ya bang bengkel dan rame terus nantinya," tulis seorang netizen.
Ada juga yang berkomentar singkat namun penuh makna, "Ya Allah ikut nangis, makasih pak."
Serta doa tulus lainnya, "Aku yakin akan di lipat gandakan rezeki yang kau dapat akan berkah barokah sampai anak cucu mu."