Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Muhamad Yasir

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
Ilustrasi kasus penganiayaan (freepik)
baca 10 detik
  • Seorang manajer bank berinisial SA mengaku mengalami kekerasan fisik serta perendahan martabat oleh atasannya di lingkungan kantor.
  • Kuasa hukum SA menyatakan akan menempuh jalur hukum setelah memberikan pendampingan intensif kepada korban atas peristiwa tersebut.
  • Pihak MNC Group membantah tuduhan kekerasan dan akan melaporkan balik SA atas dugaan pencurian dana serta pencemaran nama baik.

Suara.com - Seorang manajer bank swasta berinisial SA mengaku mengalami dugaan kekerasan fisik dan perendahan martabat di lingkungan kerjanya. Video pengakuan korban tersebut beredar di media sosial hingga viral.

Melalui kuasa hukumnya, SA mengungkap dirinya ditampar, dipukul, hingga dipermalukan di hadapan sejumlah orang dalam sebuah pertemuan yang semula membahas persoalan penyelenggaraan dana.

Kuasa hukum korban, Sogi Bagaskara, mengatakan kliennya saat itu awalnya dipanggil terkait dugaan persoalan dalam penyelenggaraan dana. Namun, menurutnya, pertemuan tersebut justru berujung pada tindakan yang diduga melampaui batas.

"Bahkan mulutnya dimasukkan sepatu. Itu bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan," kata Sogi kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Dalam video yang beredar di media sosial, SA mengaku mendapat perlakuan kasar secara fisik maupun verbal di hadapan sejumlah orang.

Tak hanya itu, ia juga mengaku dipermalukan dengan dipaksa membuka pakaian serta dituduh melakukan berbagai hal yang menurutnya tidak berdasar.

"Saya merasa sangat direndahkan. Kalau memang saya salah, seharusnya dibicarakan baik-baik, bukan dengan kekerasan," tuturnya.

Menurut SA, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan kerja dan disaksikan sejumlah orang, termasuk atasannya.

"Tapi tidak ada yang menolong. Saya hanya bisa pasrah," katanya.

baca juga
Tangkapan layar video SA, seorang manajer bank swasta saat mengaku mengalami dugaan kekerasan fisik dan perendahan martabat di lingkungan kerja. [Instagram]
Tangkapan layar video SA, seorang manajer bank swasta saat mengaku mengalami dugaan kekerasan fisik dan perendahan martabat di lingkungan kerja. [Instagram]

Meski mengaku menjadi korban dugaan kekerasan, SA dan kuasa hukumnya belum membawa perkara itu ke ranah pidana. Saat ini, mereka mengklaim memilih memprioritaskan pendampingan terhadap korban.

Namun Sogi memastikan laporan polisi akan diajukan dalam waktu dekat setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi korban dan situasi di lokasi kejadian.

Sementara, Legal Counsel MNC Group Chris Taufik menampik pengakuan SA. Ia menegaskan, pernyataan tersebut merupakan fitnah dan pencemaran nama baik.

Taufik menyebut, SA saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian atas dugaan pencurian dana milik perusahaan.

"Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian dikarenakan adanya dugaan kuat telah mencuri atau mengambil dana milik MNC Bank," ungkapnya.

Ia menyesalkan pernyataan SA yang dinilainya bersifat tendensius dan patut diduga sebagai upaya untuk mengaburkan masalah sebenarnya. Karena itu, ia juga berencana melaporkan SA ke aparat kepolisian atas dugaan pencemaran nama baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

API Sebut Rezim Hari Ini Tak Prioritaskan Agenda Perlindungan Perempuan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:52 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi

Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

×