Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi

Yazir F

Selasa, 28 April 2026 | 21:00 WIB
Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi
Adhi S. Soembagijo, alumni Teknik Mesin ITB mengaitkan aspek elektromagnetik dengan kronologi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. [suara]

Suara.com - Tulisan Dr. Ir. Adhi S. Soembagijo, alumni Teknik Mesin ITB tahun 1989, mengaitkan aspek elektromagnetik dengan kronologi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Seperti diketahui, insiden bermula saat sebuah taksi listrik melintang di perlintasan sebidang dekat Bulak Kapal lalu tertemper KRL Commuter Line yang melintas.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang terhenti di emplasemen Stasiun Bekasi Timur untuk proses evakuasi kendaraan.

Dalam kondisi berhenti itulah, Kereta Api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak bagian belakang KRL sekitar pukul 20.52 WIB.

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada gerbong belakang KRL dan menimbulkan korban jiwa serta puluhan luka-luka.

Adhi kemudian menjelaskan bahwa mobil dan kereta api merupakan objek elektromagnetik karena adanya proses konversi energi listrik menjadi energi gerak.

"Di dalam kedua kendaraan terdapat konversi energi listrik ke energi kinetik dan sebaliknya," tulis Adhi dalam unggahan Facebook, seperti dikutip pada Selasa, 28 April 2026.

Dia menyebut komponen seperti motor listrik, inverter, generator, dan stabilizer tegangan memancarkan medan magnet saat beroperasi aktif.

"Semua komponen tersebut memancarkan medan magnet yang dapat terakumulasi dan menginduksi benda di sekitarnya," jelasnya lebih lanjut.

baca juga
Unggahan Dr. Ir. Adhi S. Soembagijo, alumni Teknik Mesin ITB tahun 1989.
Unggahan Dr. Ir. Adhi S. Soembagijo, alumni Teknik Mesin ITB tahun 1989.

Menurut Adhi, rel kereta menjadi objek paling mudah terinduksi sehingga berperan seperti penghantar besar medan elektromagnetik.

"Rel jadi seperti antena raksasa elektromagnetik yang menangkap dan menyebarkan induksi medan magnet," tulisnya menegaskan.

Dia menambahkan bahwa kekuatan induksi tersebut bersifat fluktuatif tergantung jarak dari sumber dan kepadatan lalu lintas kereta.

“Fluktuasi dipengaruhi posisi terhadap lokomotif, frekuensi perjalanan kereta, hingga kondisi cuaca di lintasan,” ungkap Adhi.

Dalam kondisi tertentu, mobil yang melintasi rel dapat mengalami ketidakcocokan level elektromagnetik dengan rel yang terinduksi tinggi.

Ilustrasi kecelakaan mobil listrik Vinfast vs KRL di Bekasi (Instagram)
Ilustrasi kecelakaan mobil listrik Vinfast vs KRL di Bekasi (Instagram)

“Ketidak-kompatibelan ini memicu lonjakan induksi yang menghasilkan emisi elektromagnetik di sekitar kendaraan,” tulisnya menjelaskan mekanisme.

Adhi menilai emisi tersebut berpotensi mengganggu sistem kontrol kendaraan seperti ECU pada mobil berbahan bakar maupun VCM pada mobil listrik.

"Emisi ini mengganggu kerja ECU atau VCM sehingga fungsi kelistrikan terganggu dan mesin mobil bisa mati mendadak," jelasnya rinci.

Dia memperingatkan bahwa kondisi mesin mati di atas rel dapat memperbesar risiko kecelakaan seperti yang terjadi dalam kronologi awal insiden.

Adhi juga menegaskan bahwa sistem palang pintu telah dirancang berdasarkan perhitungan jarak aman yang mempertimbangkan faktor induksi tersebut.

"Waktu buka tutup pintu lintasan sudah diprogram berdasarkan jarak induksi aman yang dihitung secara matematis," tulisnya.

Direktur Eksekutif MECATA Foundation itu menutup dengan peringatan tegas agar pengguna jalan tidak melanggar aturan perlintasan demi menghindari risiko fatal di lintasan kereta.

"Perhitungan matematis itu lebih berkuasa, makanya jangan dilanggar," tegas Adhi dalam bagian akhir tulisannya.

Adhi S. Soembagijo memiliki latar belakang akademis dan profesional di bidang teknik.

Dia sering menjadi pembicara dalam berbagai forum mengenai teknologi, sistem otonom, dan kecerdasan buatan, termasuk Studium Generale di ITB.

Kontributor : Chusnul Chotimah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Mikroalga dari Kawah Gunung Jadi Alternatif Penyerap Karbon, Bagaimana Caranya?

Saat Mikroalga dari Kawah Gunung Jadi Alternatif Penyerap Karbon, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:55 WIB

Ketika Saya Memahami Dilan: Dari Geng Motor hingga Aktivis Mahasiswa

Ketika Saya Memahami Dilan: Dari Geng Motor hingga Aktivis Mahasiswa

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 09:25 WIB

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Cetak Talenta Unggul untuk Masa Depan Hilirisasi Nikel

Kolaborasi Kampus dan Industri Cetak Talenta Unggul untuk Masa Depan Hilirisasi Nikel

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Perkuat Pemberdayaan Desa dan Lulusan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:34 WIB

Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya

Budi Gunadi Sadikin ITB Jurusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikan dan Kariernya

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:52 WIB

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:52 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

5 Tahun Holding Ultra Mikro, Ekosistem UMKM Makin Kuat

Bekaci | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:53 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas

Bogor | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:50 WIB

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Cara Memilih Body Serum untuk Mencerahkan Kulit, Lengkap dengan Rekomendasi Murahnya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 11:48 WIB

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya

Surakarta | Minggu, 13 September 2026 | 11:47 WIB

×