"Keduanya Alhamdulillah nggak ada patah, tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan. Minta doanya ya teman-teman," pungkasnya.
Hingga Selasa malam, korban meninggal dalam kecelakaan KRL di Bekasi Timur mencapai 15 jiwa.
Nama-namanya telah dirilis. Semua korban berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia 19 tahun hingga 52 tahun.
Sebagai informasi, kecelakaan berawal dari sebuah taksi listrik tertemper KRL karena berada di tengah perlintasan kereta.
Taksi listrik tersebut tertemper KRL Commuter Line yang sedang melaju ke arah Jakarta.
Di sisi lain, KRL lain yang sedang menuju arah Cikarang terpaksa berhenti darurat karena insiden itu.
Nahas, KRL yang berhenti darurat ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang, membentur keras gerbong khusus perempuan.
Kontributor : Neressa Prahastiwi