Hal ini terbukti dari momen saat ia harus digendong oleh suaminya menuju pelaminan maupun saat turun dari pelaminan.
Pihak Hanifa Bride Studio, vendor yang mengurus pernikahan almarhumah, juga turut mengunggah video kenangan sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Mereka mengenang sosok Liya sebagai pengantin yang bahagia di hari spesialnya.
"Aku masih meliha senyummu bahagia di hari yang sudah lama kamu nantikan," tulis akun tersebut dalam unggahan harunya.
Kisah ini pun memancing ribuan komentar dari netizen yang turut merasakan kesedihan keluarga.
Banyak yang berspekulasi kondisi fisik yang menurun akibat jadwal pernikahan yang sangat padat menjadi salah satu pemicu kepergiannya.
"Innalillahiwainnailaihirojiun semoga kluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan suaminya juga diberi kesabaran yang luas .. kemungkinan imun turun karena capek yaa jadwalnya padat," komentar netizen.
Netizen lain juga menyoroti banyaknya kado yang ditinggalkan almarhumah sebagai bukti bahwa sosok Liya adalah pribadi yang sangat baik semasa hidupnya.
"Innalillahi. Segitu banyaknya kado, pasti anak ibu baik banget," tulis seorang netizen.
Sementara yang lain menambahkan bahwa "Hadiah segitu banyaknya enggak bisa ditukar dengan kembalinya sang anak".
Kontributor : Tinwarotul Fatonah