Hal ini seolah mematahkan tradisi kaku di banyak rumah tangga yang memisahkan area makan asisten dengan pemilik rumah.
Bahkan, sang majikan menambahkan dengan nada bercanda agar suasana tidak terasa kaku.
"Aman jangan di belakang nanti, di sini aman, jangan di belakang nanti makanan saya habis banyak enggak kelihatan itu masalahnya bukannya apa. Jadi duduknya di sini di meja di sini enggak enggak di belakang," candanya.
Candaan ini merujuk pada kekhawatiran lucu sang majikan jika makan di belakang justru akan membuat makanan habis tanpa terpantau.
Ia juga sempat bercerita kepada orang lain di dekatnya mengenai kekerasan kepala sang ART baru yang tetap merasa malu.
"ini Mbak Art baru dia suruh duduk makan bareng grogi. Enggak mau, Le," katanya lagi.
"Boleh Ngambil Apa Aja, Tapi Jangan Dihabisin," tambahnya.
Suasana makan bersama itu pun diwarnai dengan instruksi yang sangat membebaskan namun tetap jenaka.
Ia memberikan kebebasan penuh kepada sang ART untuk menikmati hidangan yang tersedia dengan satu syarat lucu.
Aksi yang ditunjukkan oleh keluarga cecil.puji ini langsung menuai beragam reaksi positif dari netizen yang merasa terinspirasi.
Banyak yang menilai sikap seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun hubungan harmonis antara majikan dan pekerja domestik.
Seorang netizen berkomentar singkat namun bermakna, "Baik banget ibunya".
Sementara yang lain merasa terenyuh dengan bagaimana keluarga ini memperlakukan orang lain tanpa memandang status sosial.
"inilah tipikal manusia yang manusiakan manusia, sehat-sehat orang baik, respect banget keluarga nya tidak pilih-pilih status, sehat-sehat sekeluarga kak," komentar netizen.
Tak hanya pujian soal kebaikan hati, ada juga netizen yang menghubungkan sikap mulia ini dengan kelancaran rezeki sang majikan.