- Erin Taulany membantah tuduhan penganiayaan dan mengeklaim memiliki bukti CCTV serta saksi di rumahnya.
- Terungkap bahwa ART tersebut baru bekerja kurang dari sebulan dan belum memasuki masa gajian pertama.
- Erin melaporkan akun penyebar hoaks ke polisi dan melayangkan somasi kepada pihak penyalur serta ART yang bersangkutan.
Suara.com - Mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin membantah menganiaya asisten rumah tangga (ART) yang bekerja dengannya. Ia sampai melaporkan sebuah akun Threads yang pertama kali meniup kabar tersebut di media sosial.
Usai membuat laporan hari ini, Kamis, 30 April 2026, Erin mengaku ART yang melaporkannya belum lama bekerja dengannya.
"Baru, baru banget, baru. Belum ada sebulan. Baru belum nyampe sebulan," ungkap Erin di Polres Jakarta Selatan.
Saking masih singkatnya masa kerjanya, ART tersebut bahkan belum menerima gaji pertama. Hal ini ia tegaskan untuk menjawab tuduhan menahan gaji ART selain menganiaya.
![Erin Taulany mengancam akan membongkar aib Andre Taulany. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/20/99358-erin-taulany-mengancam-akan-membongkar-aib-andre-taulany-instagram.jpg)
"Belum ada gajian. Belum satu bulan," kata wanita kelahiran 1985 tersebut.
Walau begitu, Erin sudah memenuhi kewajibannya membayar biaya administrasi kepada pihak penyalur.
Erin Taulany juga memastikan tidak memiliki masalah apapun dengan karyawannya di rumah. Ia berani menjamin tidak ada kekerasan yang terjadi seperti tuduhan tersebut.
"Jadi gini, semua sudah ada bukti-buktinya. CCTV yang di rumah, saksi-saksi, ART yang ada di rumah, security terutama," tegas Erin.
Erin berjanji akan melanjutkan proses ini hingga kebenaran terungkap.
"Pokoknya saya akan tindak lanjuti dengan tegas," ucapnya mengakhiri.
Sebagai langkah tegas, Erin Taulany telah memberikan somasi kepada penyalur dan ART.
Ia juga membuat laporan terhadap akun Threads yang menyebarkan berita kalau dirinya melakukan penganiayaan ke karyawan.
Erin Dilaporkan
Sebelumnya Kasi Humas Polda Metro Jaya telah membenarkan adanya laporan terhadap Erin. Pelapornya adalah perempuan berinisial H yang diyakini sebagai ART Erin.
"Bahwa benar telah datang ke Polres Jakarta Selatan perempuan berinisial ‘H’ dan melaporkan perkara penganiayaan dan terlapor diduga berinisial ‘RWT’," kata Joko Adi saat dihubungi awak media pada Rabu, 29 April 2026.