- Film Indonesia seperti Pangku, Mertua Ngeri Kali, dan Dopamine mendominasi daftar tontonan dengan genre yang beragam, mulai dari drama sosial hingga komedi.
- Pekan ini diwarnai oleh debut penyutradaraan Reza Rahadian di film Pangku serta kembalinya Cillian Murphy dalam sekuel horor legendaris 28 Years Later.
- Penonton disuguhkan pilihan tontonan yang luas, mencakup aksi survival internasional di Apex hingga isu rumah tangga
Suara.com - Menentukan tontonan di tengah ribuan pilihan katalog Netflix seringkali memakan waktu lama. Namun, daftar trending hari ini memberikan gambaran jelas mengenai apa yang sedang menjadi perbincangan hangat netizen Indonesia.
Pekan ini, persaingan di papan atas didominasi oleh karya sineas lokal yang berani hingga sekuel horor legendaris Hollywood.
Berikut adalah ulasan mengenai 5 film Netflix yang paling banyak ditonton hari ini, 1 Mei 2026 lengkap dengan sinopsis, fakta menarik, dan deretan pemainnya.
1. Pangku
![Ilustrasi film Pangku [Suara.com/Rochmat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/07/84578-ilustrasi-film-pangku-suaracomrochmat.jpg)
Film drama-sosial ini menjadi pusat perhatian karena menandai langkah besar seorang aktor papan atas di balik layar.
Pangku menyajikan realita pahit kehidupan di jalur Pantura dengan kemasan visual yang estetik namun menyesakkan.
Film ini mengisahkan Sartika, perempuan muda yang tengah hamil besar dan memutuskan merantau demi masa depan sang buah hati. Di tengah perjalanan, ia bertemu Maya, pemilik kedai kopi di Pantura yang tampak baik hati.
Namun, setelah melahirkan, Sartika terjebak dalam manipulasi Maya. Ia dipaksa bekerja sebagai pelayan "Kopi Pangku", sebuab pekerjaan yang mengharuskan ia melayani pria di atas pangkuan mereka.
Harapan muncul saat ia bertemu Hadi, seorang supir truk distributor ikan.
Film ini dibintangi Claresta Taufan Kusumarina, Fedi Nuril, Christine Hakim, Devano Danendra, Lukman Sardi, Happy Salma.
Fakta menarik film ini adalah Pangku merupakan debut penyutradaraan film panjang bagi Reza Rahadian.
Nama-nama besar seperti Christine Hakim dan Lukman Sardi menunjukkan kualitas produksi yang tidak main-main.
2. Apex
![Film Apex [IMDb]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/27/24331-film-apex.jpg)
Bagi penggemar genre survival thriller, Apex adalah tontonan wajib. Film ini menawarkan ketegangan konstan dengan latar alam liar Australia yang ganas.
Apex menceritakan seorang wanita yang tengah berduka memutuskan untuk melakukan petualangan solo di pedalaman Australia guna menguji batas kemampuannya.
Namun, perjalanan penyembuhan diri itu berubah menjadi mimpi buruk saat ia bertemu dengan seorang pembunuh licik yang menganggapnya sebagai mangsa.
Film ini dibintangi Charlize Theron, Taron Egerton, Eric Bana dan disutradarai .
Baltasar Kormákur.
Sementara itu, fakta menariknya adalah sutradara Baltasar Kormákur dikenal lewat film-film bertahan hidup seperti Everest dan Adrift.
Kehadiran Charlize Theron sebagai pemeran utama menjamin akting fisik yang luar biasa, mengingat rekam jejaknya di film aksi.
3. 28 Years Later: The Bone Temple

Setelah penantian puluhan tahun, sekuel dari waralaba zombie ikonik ini akhirnya tiba dan langsung melesat ke posisi puncak daftar tontonan.
Film ini mengambil latar waktu jauh setelah wabah awal, Dr. Kelson menemukan dirinya berada dalam hubungan baru yang mengejutkan dengan konsekuensi yang bisa mengubah tatanan dunia.
Di sisi lain, Spike harus menghadapi teror saat pertemuannya dengan Jimmy Crystal berubah menjadi mimpi buruk yang tak terhindarkan.
Film ini dibintangi Ralph Fiennes, Aaron Taylor-Johnson, Cillian Murphy, Jodie Comer dan disutradarai Nia DaCosta.
Fakta menariknya, film tersebut menandai Cillian Murphy kembali ke franchise ini, memberikan nostalgia bagi penggemar film aslinya (28 Days Later).
Film ini mengeksplorasi bagaimana masyarakat berevolusi di tengah ancaman yang belum benar-benar hilang.
4. Mertua Ngeri Kali
![Film Mertua Ngeri Kali yang dibintangi Bunda Corla, Naysila Mirdad, dan Dimas Anggara akan tayang di bioskop pada 11 Desember 2025. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/29/78225-film-mertua-ngeri-kali.jpg)
Genre drama komedi keluarga selalu memiliki tempat di hati penonton Indonesia. Mertua Ngeri Kali mengangkat isu klasik perselisihan antara menantu dan mertua dengan sentuhan yang lebih modern dan relatable.
Film ini menceritakan kehidupan seorang penulis skenario sinetron berubah menjadi drama nyata saat ibu mertuanya yang sosialita dan dominan memutuskan untuk pindah ke rumahnya.
Konflik ego dan perbedaan gaya hidup mencapai puncaknya hingga sebuah krisis memaksa mereka memilih, yaitu tetap pada harga diri masing-masing atau bersatu demi keluarga.
Film ini dibintangi Corla Cynthia (Bunda Corla), Dimas Anggara, Naysila Mirdad, Gita Bhebhita.
Fakta menariknya, kehadiran Bunda Corla memberikan warna komedi yang unik dan spontan. Banyak penonton merasa film ini sangat dekat dengan kehidupan rumah tangga di Indonesia.
5. Dopamin

Menutup daftar lima besar, Dopamine hadir sebagai drama psikologis yang mempertanyakan moralitas manusia saat terdesak oleh kebutuhan ekonomi.
Film ini menceritakan pasangan muda yang terjerat hutang dan ancaman pengusiran dari tempat tinggal mereka mengalami sebuah peristiwa tak terduga yang menjanjikan kekayaan instan.
Namun, "keberuntungan" tersebut menuntut harga yang sangat mahal, mengubah hidup dan kepribadian mereka secara drastis.
Film ini dibintangi Angga Yunanda, Shenina Cinnamon, Anjasmara, Teuku Rifnu Wikana dan disutradarai Teddy Soeriaatmadja.
Fakta menariknya, film ini kembali mempertemukan pasangan nyata Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon sebagai pemeran utama.
Sutradara Teddy Soeriaatmadja dikenal dengan gaya penyutradaraan yang kuat pada pendalaman karakter, menjadikan Dopamine lebih dari sekadar drama biasa.