- Ahmad Dhani pasang badan dengan menyatakan bahwa tanggung jawab moral atas pakaian seksi berada pada desainer, bukan pemakainya.
- Syifa Hadju menjadi sasaran kritik netizen karena gaun after party pernikahannya di Bali dinilai terlalu terbuka.
- Sang musisi menolak ambil pusing dengan hujatan warganet dan memilih memberikan respons santai namun menohok untuk membela menantunya.
Suara.com - Ahmad Dhani memberikan respons menohok terkait kritik pedas netizen yang menyerang menantu barunya, Syifa Hadju.
Syifa belakangan menjadi sasaran hujatan lantaran busana after party pernikahannya dengan El Rumi di Bali dinilai terlalu terbuka.
Persoalan ini kian memanas setelah ucapan Syifa yang menyebut "dosanya ditanggung suami" saat meminta izin mengenakan pakaian seksi kepada sang ibu viral di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Dhani punya logika sendiri yang cukup menggelitik untuk membela menantunya.
"Dosa ditanggung desainer. Kan semua yang mendesain, desainer. Kita cuma makai doang," cetus Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Melawai, Jakarta Selatan pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pentolan Dewa 19 ini tampaknya tak mau ambil pusing dengan keributan netizen yang terus menguliti gaya berpakaian istri El Rumi tersebut.
Baginya, pemakai baju hanyalah pihak yang menjalankan konsep dari perancang busana, sehingga merekalah yang seharusnya bertanggung jawab secara moral.
"Ya, semua dosa ditanggung desainer lah pokoknya," tegas Dhani lagi sebelum mengakhiri sesi wawancara.
![Gaya rambut Syifa Hadju di resepsi pernikahannya dengan El Rumi jadi sorotan. [instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/01/16955-gaya-rambut-syifa-hadju-di-resepsi-pernikahannya-dengan-el-rumi-jadi-sorotan.jpg)
Kritik netizen sendiri bermula saat foto dan video after party pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju di Bali tersebar.
Sebagian warganet menilai pilihan gaun mini dress Syifa setelah acara utama terlalu berani, yang kemudian dikaitkan dengan pernyataannya soal tanggung jawab dosa seorang istri di pundak suami.
Namun, dengan pembelaan khas ala Ahmad Dhani, perdebatan soal siapa yang menanggung dosa tampaknya bergeser ke arah pihak ketiga, yakni sang perancang busana.