- Selebgram Ira Nandha menjadi korban penipuan modus segitiga saat bertransaksi jual beli emas secara daring melalui media sosial.
- Pelaku berhasil menipu Ira sebesar Rp53,4 juta setelah mengarahkan pembayaran ke rekening pihak lain yang bukan penjual asli.
- Ira telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian setelah gagal mendapatkan emas meski telah melakukan proses transfer uang.
Suara.com - Selebgram Ira Nandha membagikan pengalaman kurang menyenangkan setelah dirinya menjadi korban penipuan segitiga dalam transaksi jual beli emas.
Curhatan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial Threads dan langsung menarik perhatian banyak warganet.
Dalam unggahannya, Ira mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melakukan transaksi, terutama jual beli emas secara daring yang kini semakin marak dilakukan melalui media sosial.
“Baru saja kena penipuan segitiga jual beli emas. Teman-teman hati-hati ya, aku baru kena,” tulis Ira Nandha dalam unggahannya.
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya. Meski kecewa, Ira memilih menanggapi kejadian tersebut dengan nada pasrah.
“Siapa pun pemilik akun ini dan pemilik rekening atas nama ini, semoga berkah ya. Nanti aku tagih di akhirat saja,” sambungnya lagi.
Dalam unggahan itu, Ira turut memperlihatkan tangkapan layar bukti transfer dengan nominal mencapai Rp53.400.999 ke rekening BCA atas nama Mely Evalina Panjaitan.
Ira pun mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Ira menjelaskan bahwa sebelumnya ia sudah beberapa kali melakukan transaksi pembelian emas Antam melalui media sosial Threads dan semuanya berjalan lancar.
Karena pengalaman positif tersebut, ia menjadi lebih percaya diri untuk kembali melakukan transaksi serupa.
Namun kali ini, dirinya justru menjadi korban penipuan dengan modus segitiga yang melibatkan pembeli, penjual asli, dan pelaku yang menyamar sebagai perantara.
“Beberapa kali COD Antam dari Threads alhamdulillah lancar. Namun, kali ini kecolongan, aku kena tipu. Penjual aslinya juga ketipu,” ungkap Ira.
Ia juga kembali menyindir pelaku penipuan dengan kalimat bernada kecewa.
“Mbak Mely, semoga berkah. Mungkin kamu memang lagi sangat butuh uangnya. Nanti kita tagih di akhirat ya,” tulisnya lagi.
Dalam unggahan berikutnya, Ira Nandha menjelaskan secara rinci kronologi kejadian yang membuat dirinya mengalami kerugian puluhan juta rupiah tersebut.
Ia mengaku sebenarnya sudah bertemu langsung dengan penjual emas asli dan bahkan telah memegang barang yang akan dibeli. Untuk memastikan keaslian emas, ia juga melakukan berbagai pengecekan, mulai dari menggunakan CertiEye, lampu UV, hingga magnet.
“Sedikit berbagi kejadian yang baru saja menimpa saya ya, Kak. Sudah bertemu penjual emas yang asli, sudah pegang barang, cek CertiEye, UV light, magnet, dan sudah transfer. Ternyata bukan transfer ke orang yang bertemu langsung,” jelas Ira Nandha.
Dari penjelasan tersebut, diketahui bahwa penjual asli ternyata juga menjadi korban penipuan. Pelaku diduga mengatur komunikasi antara kedua pihak dan mengarahkan pembayaran ke rekening lain yang bukan milik penjual sebenarnya.
Akibatnya, Ira kehilangan uang karena sudah melakukan transfer, sementara barang emas tidak jadi diterima.
“Jadi sebenarnya kita sama-sama tertipu, tetapi saya yang lebih rugi karena sudah transfer, tetapi barang tidak didapat,” tambahnya.
Ira juga mengakui adanya kelalaian dalam proses transaksi tersebut. Saat COD berlangsung, transaksi diwakilkan oleh sopir pribadinya sehingga tidak ada pengecekan ulang terkait nomor rekening tujuan transfer.
“COD diwakilkan driver saya. Salahnya saya, driver saya, dan penjual emas yang asli sama-sama tidak mengecek ulang nomor rekening tujuan transfernya,” pungkasnya.