- Dewi Perssik menegur Aldi Taher melalui Instagram pada Jumat, 15 Mei 2026, karena sering mengklaim diri sebagai ayah dari Felice Gabriel.
- Pernyataan Aldi Taher mengenai putra angkatnya dianggap sebagai bentuk pencitraan yang tidak sesuai dengan fakta dan mengganggu privasi keluarga.
- Dewi Perssik merasa narasi tersebut berdampak buruk bagi psikologis anaknya sehingga menuntut publik berhenti menjadikan status Gabriel sebagai bahan gunjingan.
Suara.com - Dewi Perssik rupanya tak nyaman dengan berbagai pernyataan mantan suaminya, Aldi Taher terkait putra angkatnya, Felice Gabriel.
Seperti diketahui, Aldi Taher kerap bicara soal Gabriel seolah-olah dia memiliki peran sebagai ayah.
Merasa privasi keluarganya terusik, pemilik Goyang Gergaji ini secara tegas menegur Aldi Taher melalui unggahannya di Instagram pada Jumat (15/5/2026).
Perseteruan ini bermula dari potongan video yang viral di TikTok.
Dalam video tersebut, Aldi Taher menyebut Gabriel sebagai "anaknya" dan mengklaim dirinya sebagai sosok ayah.
Narasi ini kemudian memicu spekulasi liar dan komentar negatif dari warganet yang dinilai Dewi sudah melampaui batas.
Melalui unggahan di akun Instagram-nya, penyanyi yang akrab disapa Depe ini menekankan bahwa dia menghargai niat baik mantan suaminya tersebut.
Namun, Dewi Perssik tidak terima jika keberadaan anaknya dijadikan bahan pencitraan atau sekadar konsumsi media sosial.
"Aku menghargai kalau kamu sayang pada Gabriel, Mas Aldi Taher, tapi jangan membuat pernyataan di publik seolah kamu hadir dan berperan sebagai ayah selama ini," kata Dewi Perssik.
"Karena itu tidak sesuai kenyataan. Anak bukan bahan pencitraan atau konsumsi sosial media," katanya menyambung,
Depe menjelaskan bahwa narasi yang dibangun oleh Aldi dan diperluas oleh warganet tidaklah tepat.
![Aldi Taher ditemui di Sarinah, Jakarta Pusat pada Sabtu, 11 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/12/17125-aldi-taher.jpg)
Dia menegaskan bahwa Gabriel sudah ada dalam hidupnya bahkan sebelum dirinya mengenal lelaki tersebut.
Ketidaksesuaian fakta inilah yang memicu kemarahan Depe, terlebih karena hal tersebut berdampak pada psikologis putranya.
"Tidak semua hal tentang anak saya pantas dijadikan komentar. Anak saya bukan bahan narasi untuk siapa pun. Empati itu penting, apalagi menyangkut anak," tutur Depe.
"Saya saja ibunya yang merawat dari kecil tidak pernah bilang anak adopsi atau angkat. Ini mulut manusia yang katanya dewasa dan beriman, kok kayak orang tidak berpendidikan dan tidak berempati," ucapnya geram.