- Kreator konten penyandang disabilitas Roza Lisna mengecam tindakan dr. Hilda Natalia yang merendahkan fisiknya melalui platform Threads.
- Dokter Hilda Natalia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah utas berisi ejekan terhadap Uni Bakwan menjadi viral.
- Publik mendesak pihak berwenang melakukan tindakan tegas terhadap dr. Hilda atas perilakunya yang dianggap tidak profesional tersebut.
Suara.com - Kreator konten penyandang disabilitas, Roza Lisna atau yang akrab disapa Uni Bakwan, akhirnya buka suara setelah menjadi sasaran ejekan oleh dr. Hilda Natalia Banche di platform Threads.
Kejadian ini bermula saat dokter tersebut menyamakan kondisi fisik Uni Bakwan dengan hewan peliharaan dalam sebuah utas yang viral.
Hilda menuliskan poin-poin yang merendahkan fisik Uni Bakwan, di antaranya menyebut sang kreator "badannya kecil", "mirip kucing tapi bukan kucing", "tidak pup sembarangan", hingga "fitur tambahan: bisa muter di timbangan".
Uni Bakwan mengaku baru mengetahui hal itu setelah menerima banyak pesan dari pengikutnya. Saat membaca cuitan Hilda, dia mengaku sangat terpukul dijadikan bahan candaan oleh seseorang yang berprofesi sebagai tenaga medis.
"Awalnya enggak tahu, tiba-tiba banyak yang DM dengan kata-kata Threads 'uni kamu tau enggak di Threads ada yang ngomongin uni'. Sebenarnya enggak mau ambil pusing karena biasanya banyak anak-anak yang belum dewasa jadiin uni bahan candaan," tulis Uni Bakwan di akun pribadinya pada Senin, 18 Mei 2026.
"Akhirnya iseng juga download Threads, pas awal buka uni enggak tahu cara mainnya cuma ngetik beberapa kata kunci dan hasilnya? Ketemu lah di screenshot-an di komentar orang seperti foto yang uni up, enggak tahu tiba-tiba air mata jatuh. Sehina itu ya orang kekurangan? Segampang itu ya kekurangan fisik untuk candaan?" tambahnya.
Uni Bakwan makin kecewa saat tahu penulis Threads tersebut adalah perempuan dewasa yang berprofesi sebagai seorang dokter.
"Ternyata itu bukan candaan dari anak-anak kecil yang belum dewasa, tapi dia seorang DOKTER!! Yang saya tahu secara garis besar dokter itu untuk MENYEMBUHKAN, orang yang pendidikannya bagus bahkan tidak sembarang orang bisa menjadi dokter, tapi kenapa DIA dengan gampangnya memberi SAKIT?" tutur Uni Bakwan.
"Langsung ngebatin, fisik saya bukan kemauan saya!! Saya juga mau seperti kalian tapi itu bukan kuasa saya!! Sakit, iya sakitnya dihina itu cuma kami penyandang disabilitas yang tahu rasanya!!" lanjut dia.
Permintaan Maaf dr. Hilda
Menanggapi hujatan warganet, Hilda Natalia Banche menyampaikan permohonan maaf melalui kolom komentar di utas tersebut.
"Selamat malam Uni, saya Hilda Natalia Banche dengan penuh ketulusan dan kerendahan hati ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya membawa nama Uni dalam bercandaan yang melewati batas," tulis dr. Hilda Natalia.
Dia mengklaim telah mencoba menghubungi Uni Bakwan secara pribadi.
"Sebelumnya saya sudah mencoba menghubungi Uni secara personal untuk meminta maaf langsung. Saya menyadari sepenuhnya bahwa perkataan dan tindakan saya tidak pantas dilakukan, terlebih sampai melibatkan nama Uni dalam konteks yang bisa menyinggung dan menyakiti hati," sambungnya.
Kendati begitu, permintaan maaf tersebut dinilai sebagian pihak sebagai respons setelah Hilda ramai dihujat, sehingga belum sepenuhnya meredam kekecewaan publik.