- Rahmat meminta bantuan hukum kepada Deolipa Yumara pada 20 Mei 2026 terkait kekhawatiran nasib istrinya, Nur, sebagai asisten Erin Taulany.
- Suami Nur merasa cemas karena tidak bisa menghubungi istrinya melalui telepon selama tiga minggu terakhir saat bekerja di Depok.
- Pengacara menyarankan Rahmat melakukan komunikasi kekeluargaan untuk menjemput istrinya karena belum ditemukan bukti pelanggaran hukum pidana dalam kasus ini.
Suara.com - Kabar kurang sedap kembali menerpa Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin Taulany terkait perlakuannya terhadap asisten rumah tangga (ART).
Kali ini, seorang pria bernama Rahmat mendadak muncul dan meminta konsultasi hukum kepada pengacara kondang, Deolipa Yumara, terkait nasib istrinya.
Rahmat merupakan suami dari Nur, perempuan yang saat ini masih aktif bekerja sebagai asisten di kediaman mantan istri komedian Andre Taulany.
"Ya kemarin itu siapa si Rahmat itu suaminya Nur, dan Nur ini adalah ART-nya Bu Erin ya," ungkap Deolipa Yumara ditemui di Depok pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kedatangan Rahmat ke tempat sang pengacara, awalnya mau meminta bantuan hukum. Sebab merasa khawatir nasib Nur akan sama dengan Hera.
![Mantan istri Andre Taulany, Erin Taulany atau Erin Anthony (jilbab biru) saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Mei 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/20/72958-mantan-istri-andre-taulany-erin-taulany-atau-erin-anthony.jpg)
Hera, merupakan mantan asisten rumah tangga Erin Taulany. Ia diduga mendapat penganiayaan dari bosnya tersebut.
"Forumnya konsultasi karena dia rencananya mau jemput si Nur ini supaya pulang ke Cianjur," jelas pria yang pernah menjadi pengacara Bharada E ini.
Kegelisahan Rahmat bermula ketika dirinya sudah cukup lama tidak berkomunikasi komunikasi dengan sang istri melalui sambungan telepon pribadi.
"Nah Rahmat ini lebih keluhkan karena katanya handphone istrinya 3 minggu enggak bisa dihubungi," lanjut Deolipa menerangkan kondisi pilu yang dialami kliennya.
Meski begitu, mantan pengacara Angel Lelga itu mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab utama di balik sulitnya Nur dihubungi oleh keluarganya sendiri selama berminggu-minggu.
"Nah kita kan belum tahu persoalannya kenapa enggak bisa dihubungi handphonenya ini kan, apakah handphonenya disita apakah handphonenya memang rusak," tuturnya penuh tanya.
Deolipa pun memberikan petunjuk agar Rahmat menempuh jalur kekeluargaan terlebih dahulu dengan mendatangi rumah majikan Nur secara sopan dan baik.
"Jadi kita akhirnya minta dia kalau mau jemput istrinya datang baik-baik ke rumahnya Bu Erin bicara sama Bu Erin," imbuh Deolipa memberikan saran.
Sejauh ini, Deolipa Yumara menilai belum ada unsur pelanggaran hukum pidana yang kuat untuk dilaporkan terkait masalah komunikasi yang dialami oleh Rahmat.
"Karena kita belum dapat adanya suatu persoalan hukum pidana di situ, jadi enggak ada pidananya belum ada pidananya," tegasnya mengakhiri penjelasan hukum tersebut.