- Rumah produksi HAS Pictures melayangkan somasi kepada Ratu Sofya karena menolak mempromosikan film Dosa Penebusan atau Pengampunan.
- Pihak produser membantah klaim Ratu Sofya terkait ketidaknyamanan syuting dan ketersediaan pemeran pengganti selama proses produksi film tersebut.
- Kuasa hukum menuntut Ratu Sofya segera melakukan promosi film agar perkara hukum tidak berlanjut ke jalur pidana.
"Artinya kita menuntut kepada artis ini, Safira Ratu Sofya, untuk melakukan promosinya segera dan seketika," tegas Takwa, pengacara HAS Pictures.
Jika teguran dan somasi ini tetap diabaikan, pihak HAS Pictures tidak akan segan-segan untuk membawa perkara ini ke jalur pidana demi menjaga profesionalitas industri film.
Sebelumnya, Ratu Sofya sempat menggegerkan publik dengan pengakuan melakukan adegan dewasa di sebuah film.
"Gue harus main film yang ada adegan nggak pantesnya demi keluarga gue bisa dapet duit ratusan juta," kata Ratu dengan suara yang bergetar menahan tangis dalam video yang beredar Januari 2026.
Ironisnya, uang tersebut tak pernah didapatkan. Sebab pundi-pundi uang mengalir ke kantong keluarga.
"Selama ini gue syuting, duit nggak ada di gue. Yang tanda tangan kontrak orang tua gue," ucap artis 22 tahun ini.
Ratu Sofya menjelaskan, uang hasil kerjanya habis digunakan untuk membiayai hidup banyak orang sekaligus dalam waktu bersamaan.
"Keluarga inti berenam, ada keluarga lain lagi yang harus gue kuliahin, yang harus gue obatin," kata Ratu Sofya.