Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan

Ferry Noviandi

Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:55 WIB
Kiai Pekalongan Ditahan Kasus Pencabulan, Para Santri Malah Nangis dan Berebut Cium Tangan
Meski melakukan aksi bejat, Abdul Khalim Fadlun alias AKF ditangisi oleh para santri dan pengikutnya. [Instagram]
baca 10 detik
  • Pimpinan pondok pesantren Abdul Khalim Fadlun ditangkap Polres Pekalongan Kota pada 28 Mei 2026 atas kasus pencabulan santriwati.
  • Tersangka dijerat UU TPKS dengan ancaman 12 tahun penjara setelah terbukti melakukan persetubuhan terhadap puluhan santriwati sejak 2008.
  • Proses penahanan tersangka memicu reaksi keras publik karena pengikutnya menangis histeris dan mencium tangan pelaku saat di Mapolres.

Suara.com - Sebuah pemandangan ganjil sekaligus memilukan terjadi di halaman Mapolres Pekalongan Kota pada Kamis (28/5/2026).

Di tengah pengawalan ketat polisi, tersangka pencabulan puluhan santriwati yang juga pimpinan pondok pesantren, Abdul Khalim Fadlun alias AKF (54), justru diserbu oleh para pengikut dan santrinya.

Mereka menangis histeris serta berebut mencium tangannya sebelum AKF dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Kejadian tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip dan menuai reaksi keras dari masyarakat. 

Para santri berjejer, meratapi penahanan sang kiai, seolah tidak memercayai bahwa sosok yang mereka agungkan kini resmi berstatus sebagai tersangka kekerasan seksual.

Sambil menangis, mereka menciumi tangan sang kiai bak perpisahan terakhir.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa enam orang saksi korban yang merupakan santriwati sekaligus alumni dari padepokan tersebut. 

Polisi juga telah membuka posko pengaduan bagi korban lain yang ingin melapor, mengingat estimasi jumlah korban diduga mencapai lebih dari 25 orang. 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp300 juta.

baca juga

Aksi para santri yang masih mencium tangan dan menangisi penahanan pelaku memicu kemarahan sekaligus rasa prihatin yang mendalam dari warganet. 

Banyak yang menilai tindakan tersebut merupakan bukti nyata dari kuatnya doktrinasi psikologis yang ditanamkan pelaku selama bertahun-tahun.

"Itu namanya udah terdoktrin, sama ajarannya. Bisa jadi yang beliau ajarin ini agak sesat ya. Contohnya ya ini, dihamilin biar dapat berkah Rasulullah padahal jelas tercela banget," tulis akun @din*** di kolom komentar.

Warganet lain juga menyayangkan sikap pasrah dan penghormatan yang masih diberikan kepada seorang pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. 

"Sudah dipastikan itu yang cium-cium tangan pelaku tidak waras atau gila. Nauzubillah. Kalau berakal itu udah ditampol, bukan malah dicium-cium, nangis-nangis, is najis," kata akun @swe***.

Adapun penahanan AKF merupakan kelanjutan dari terbongkarnya kasus kehamilan tidak wajar seorang santriwati berinisial F (22).

F sebelumnya diklaim oleh keluarganya hamil tanpa hubungan badan melainkan karena "kehendak Tuhan melalui mimpi". 

Investigasi ilmiah dan tes DNA yang dilakukan Polres Pekalongan Kota akhirnya membuktikan bahwa F merupakan korban persetubuhan oleh sang kiai. 

Penyelidikan lebih lanjut kemudian mengungkap bahwa aksi bejat ini telah berlangsung sejak tahun 2008 dan memakan puluhan korban santriwati di bawah umur yang selama ini bungkam karena adanya ancaman serta intimidasi psikologis dari pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pengantin Pria Pakai Selendang Bentuk Bunga Menjuntai

Viral Pengantin Pria Pakai Selendang Bentuk Bunga Menjuntai

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:48 WIB

Selain Anak Bupati, Kasus Narkoba di Riau Juga Rupanya Menjerat Seorang Selebgram Berhijab

Selain Anak Bupati, Kasus Narkoba di Riau Juga Rupanya Menjerat Seorang Selebgram Berhijab

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:05 WIB

Viral Lagi, Kisah Angeles Duran Mengaku Pemilik Matahari dan Punya Surat Resmi

Viral Lagi, Kisah Angeles Duran Mengaku Pemilik Matahari dan Punya Surat Resmi

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:00 WIB

Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown

Pimpinannya Ditangkap Kasus Dugaan Pencabulan Santri, Padepokan Padang Ati Minta Berita Ditakedown

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:58 WIB

Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas

Viral Keributan SPBU, Oknum Polisi Diduga Pukul Taksi Saat Antre Lalu Ngaku Kakinya Dilindas

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:48 WIB

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan

Entertainment | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×