Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17 WIB
Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan
Viral seorang perempuan yang tengah mengidap penyakit campak nekat nonton konser F4 di Jakarta pada akhir pekan lalu. [Instagram]
baca 10 detik
  • Seorang perempuan nekat menghadiri konser reuni F4 di Jakarta pada akhir Mei 2026 meski didiagnosis menderita penyakit campak.
  • Tindakan penonton yang tidak menggunakan masker tersebut memicu kemarahan publik serta tenaga medis karena risiko penularan virus tinggi.
  • Kementerian Kesehatan RI tengah menelusuri kasus ini guna memastikan tindakan medis serta dampak kesehatan bagi penonton lainnya di lokasi.

Suara.com - Seorang perempuan yang nekat nonton konser reuni F4 bertaju FForever pada akhir pekan lalu bikin viral.

Sebabnya, si perempuan baru didiagnosis mengidap campak, tiga hari sebelum acara berlangsung. 

Pengakuan perempuan tersebut disampaikan di media sosial dan langsung memicu kemarahan publik.

Bahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ikut turun tangan mengomentari kasus ini.

Kejadian ini bermula ketika pemilik akun Threads @theolawp mengunggah foto kondisi kakinya yang dipenuhi ruam merah tebal.

Foto tersebut disandingkan dengan foto dirinya bersama pasangannya di barisan kursi penonton. 

Dalam unggahan tersebut, dia bercerita mengenai pengalamannya menonton konser yang berlangsung pada tanggal 28 hingga 30 Mei 2026 kemarin.

"Masih enggak nyangka kemarin bisa punya kesempatan nonton F4, karena... H-3 aku kena campak dong," tulis @theolawp dengan percaya diri.

"Dengan kondisi kulit sebadan kayak gini+menular banget," katanya menyambung. Postingan tersebut pun kini telah dihapus setelah viral.

baca juga

"Dah bener-bener pasrah... Mencoba untuk menerima legowo, ikhlasin aja itu tiket hangus, belajar tetap bersyukur dikasih sakit begini, bukan yang lebih parah lagi."

Perempuan tersebut lalu mengaku mendapat keajaiban karena diberikan kesembuhan tepat sebelum hari konser berlangsung. 

"Dan di saat sikap hati diuji, di situ miracle pun itu ada. Gue dikasih sembuh dan bisa nonton Ase sedekat ini. Makasih Tuhan Yesus baik banget," imbuhnya.

Tindakan perempuan yang menganggap kesembuhan instannya sebagai sebuah mukjizat ini menuai kecaman hebat dari publik dan tenaga medis karena dinilai sangat egois.

Campak dikenal sebagai salah satu penyakit dengan tingkat penularan udara yang sangat tinggi.

Dokter spesialis sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata meluapkan kemarahannya secara terbuka di media sosial setelah melihat unggahan tersebut viral pada Selasa, 2 Juni 2026. 

"Sumpah marah banget! Campak itu salah satu penyakit yang penularannya cepat banget, dengan satu orang itu bisa menularkan ke 12 hingga 18 orang di sekitarnya," kata dr Adam.

Dia juga mematahkan klaim kesembuhan kilat si penonton dengan membeberkan fakta medis mengenai masa penularan campak yang sebenarnya. 

"Masa penularannya juga lama, sejak empat hari sebelum ruam merah muncul hingga empat hari setelahnya, yang artinya kalau memang timeline sakitnya H-3 konser seperti di postingan, orang ini nonton konser dalam kondisi masih menularkan campak. Kebayang enggak tuh seberapa banyak yang dia bisa tularin," ujarnya.

Melihat kegaduhan ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tidak tinggal diam. 

Pihak otoritas kesehatan sangat menyayangkan tindakan penonton tersebut, terlebih saat melihat dokumentasi foto menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak mengenakan masker di area kerumunan padat.

"Campak itu lebih cepat menular dibanding Covid melalui airborne atau percikan air liur/ludah. Keliatannya yang bersangkutan juga tidak menggunakan masker untuk pencegahan penularan," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman pada Selasa, 2 Juni 2026.

Aji menyatakan bahwa Kemenkes sedang menelusuri kebenaran informasi tersebut serta akan mengecek tindakan medis yang sempat diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan terkait kepada pasien yang bersangkutan. 

Kekhawatiran publik kian membuncah setelah netizen mendeteksi posisi duduk wanita tersebut. 

Berdasarkan foto yang diunggah, dia dan pasangannya diduga menempati kursi seksi AF nomor 37 dan 38 di dalam stadion. 

Lokasi tersebut sangat dekat dengan ribuan penonton lain, termasuk kekhawatiran adanya ibu hamil yang berada di barisan yang sama.

Seorang warganet menumpahkan kesedihannya sebagai sesama perempuan yang pernah mengalami dampak buruk penularan virus campak saat mengandung. 

"Hai @theolawp sebagai ibu hamil yang pernah keguguran karena campak jujur aku sakit hati sama kebodohan kamu. Itu bukan miracle tapi kesombongan. Semoga pas saat itu enggak ada ibu hamil disekitaranmu ya. Please introspeksi," kata seorang warganet.

Komentar senada juga disuarakan oleh seorang ibu dengan anak berkebutuhan khusus yang mengalami komplikasi medis akibat terinfeksi virus campak ketika mengandung. 

"Saya berdoa kencang semoga tidak ada ibu hamil yang berkontak dan tertular... Campak dan rubella sama-sama golongan virus bahaya kalau kena ke bumil. Bayi bisa lahir dengan kelainan bawaan," komentar warganet lain.

Hingga kini, akun Threads yang mengunggah cerita tersebut sudah tidak dapat ditemukan. 

Namun, jejak digitalnya telanjur menyebar luas dan menjadi pengingat keras bagi publik akan pentingnya empati serta kesadaran kesehatan ketika berada di ruang publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Jantung Deg-degan! Anak Kecil Nyemplung ke Kandang Gajah Saat Liburan

Bikin Jantung Deg-degan! Anak Kecil Nyemplung ke Kandang Gajah Saat Liburan

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Ada Kaos Kaki, Kisah Haru Ayah Baluri Kaki Anak dengan Arang Bikin Mewek

Tak Ada Kaos Kaki, Kisah Haru Ayah Baluri Kaki Anak dengan Arang Bikin Mewek

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 09:25 WIB

Diduga Sindir Pencopotan Kepala BGN, Cuitan Kunto Aji Ramai Dibahas: Jangan Senang Dulu

Diduga Sindir Pencopotan Kepala BGN, Cuitan Kunto Aji Ramai Dibahas: Jangan Senang Dulu

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:30 WIB

Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud

Mahasiswa Kepergok Ciuman Sesama Jenis di PNJ, Sang Ayah Datang Minta Maaf hingga Bersujud

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:10 WIB

Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur

Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:50 WIB

Viral Driver Ojol Dibentak Petugas Keamanan di Konser Reuni F4 di Senayan, Banjir Simpati

Viral Driver Ojol Dibentak Petugas Keamanan di Konser Reuni F4 di Senayan, Banjir Simpati

Entertainment | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:56 WIB

Terkini

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

×