Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram

Sumarni, Tiara Rosana

Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB
Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram
Universitas Indonesia (Dokumentasi ui.ac.id)
baca 10 detik
  • Universitas Indonesia menjatuhkan sanksi skorsing kepada 15 mahasiswa Fakultas Hukum pelaku kekerasan seksual berbasis elektronik pada Juni 2026.
  • Kasus ini melibatkan 27 korban yang terdiri dari mahasiswi serta dosen perempuan akibat konten percakapan grup mahasiswa tersebut.
  • Keputusan skorsing tersebut memicu kemarahan publik yang menilai hukuman kampus terlalu ringan dan menuntut pelaku segera dikeluarkan.

Suara.com - Universitas Indonesia (UI) akhirnya menjatuhkan sanksi kepada 15 mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UI yang terlibat dalam kasus dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE).

Namun, sanksi berupa skorsing akademik ini justru memicu kemarahan publik yang menilai hukuman tersebut terlalu ringan dan menuntut para pelaku dikeluarkan alias drop out dari kampus.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @ussfeeds pada Rabu, 3 Juni 2026, penetapan sanksi ini diberikan kepada 15 dari total 16 mahasiswa yang sebelumnya berstatus sebagai terlapor.

Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan bukti serta ketentuan yang berlaku di lingkungan kampus.

Dari total 15 pelaku yang terbukti bersalah, sanksi yang dijatuhkan bervariasi.

Tiga mahasiswa diskors selama tiga semester, tujuh mahasiswa diskors dua semester, dan empat mahasiswa lainnya mendapat skorsing satu semester. Sementara itu, satu terlapor lainnya hanya dijatuhi sanksi administratif ringan.

Selain hukuman akademik, para pelaku diwajibkan mengikuti konseling psikologis dan mengambil mata kuliah anti kekerasan seksual.

Sebagai pengingat, kasus ini pertama kali viral pada April 2026 lalu. Media sosial digemparkan oleh bocornya tangkapan layar sebuah grup chat yang diduga berisi mahasiswa FH UI angkatan 2023.

Percakapan di dalam grup tersebut memuat konten bernada pelecehan seksual, merendahkan, dan mengobjektifikasi perempuan.

baca juga

Terbongkarnya skandal ini berawal dari salah satu kekasih anggota grup yang diam-diam membagikan isi percakapan tersebut kepada para korban, yang kemudian berujung pada pelaporan resmi ke pihak dekanat dan Satgas PPKS UI.

Ironisnya, beberapa pelaku dilaporkan aktif memegang jabatan di organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas.

Dampak dari obrolan tak bermoral ini cukup masif. Kuasa hukum korban membeberkan bahwa sedikitnya terdapat 27 korban dalam kasus ini.

Rinciannya meliputi 20 mahasiswi dan tujuh orang dosen perempuan di lingkungan FH UI.

Jumlah tersebut bahkan diprediksi masih bisa bertambah karena kemungkinan masih ada korban lain yang belum menyadari bahwa mereka turut dijadikan objek pelecehan di dalam grup.

Alih-alih meredakan tensi, vonis skorsing dari pihak kampus justru memantik hujatan tajam dari warganet. Banyak yang merasa kecewa dan menilai UI gagal memberikan keadilan bagi puluhan korban.

"Harusnya di-drop out, kenapa cuma diskors?" protes akun @seli*** di kolom komentar.

Beberapa warganet bahkan membandingkan ketegasan kampus dalam menangani pelanggaran lain.

"Ketahuan suka sesama jenis langsung DO, ketahuan ngelecehin cuma skors. Apa pelecehan itu LEBIH BAIK daripada LGBT?" sindir akun @dum***

Kekecewaan publik juga mengarah pada kredibilitas FH UI sebagai tempat mencetak penegak hukum.

"Kuliah hukum harusnya belajar keadilan, bukan melukai martabat orang lain. Semoga prosesnya transparan, korban dipulihkan, dan kampus makin serius bikin ruang aman," tulis akun @rio***.

"Fakultas hukumnya sih bergengsi, tapi ternyata tumpul kayak macan ompong," imbuh akun @cod***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara

Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:50 WIB

Viral Anak Kelaparan Minta Rp10 Ribu, Ditolak Ayahnya karena Punya Bayi dari Istri Baru

Viral Anak Kelaparan Minta Rp10 Ribu, Ditolak Ayahnya karena Punya Bayi dari Istri Baru

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Viral! Momen Luhut Binsar Panjaitan Cubit Pipi Teddy Indra Wijaya Bikin Gemas Warganet

Viral! Momen Luhut Binsar Panjaitan Cubit Pipi Teddy Indra Wijaya Bikin Gemas Warganet

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:18 WIB

Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan

Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17 WIB

Bikin Jantung Deg-degan! Anak Kecil Nyemplung ke Kandang Gajah Saat Liburan

Bikin Jantung Deg-degan! Anak Kecil Nyemplung ke Kandang Gajah Saat Liburan

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:05 WIB

Diduga Sindir Pencopotan Kepala BGN, Cuitan Kunto Aji Ramai Dibahas: Jangan Senang Dulu

Diduga Sindir Pencopotan Kepala BGN, Cuitan Kunto Aji Ramai Dibahas: Jangan Senang Dulu

Entertainment | Rabu, 03 Juni 2026 | 10:30 WIB

Terkini

4 Jam Tangan Pintar yang Bagus untuk Pemakaian Sehari-hari, Harga Mulai Rp200 Ribuan

4 Jam Tangan Pintar yang Bagus untuk Pemakaian Sehari-hari, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Tekno | Senin, 20 Juli 2026 | 11:33 WIB

Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran

Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:32 WIB

Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia

Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 11:31 WIB

Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Lengkap dengan Arti Perhitungannya

Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa, Lengkap dengan Arti Perhitungannya

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:30 WIB

Adu Harga, Fitur dan Performa Scoopy vs Access vs Fazzio, Mending Mana?

Adu Harga, Fitur dan Performa Scoopy vs Access vs Fazzio, Mending Mana?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 11:30 WIB

Polisi Tangkap Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Aceh Selatan

Polisi Tangkap Oknum Polisi Rampok Toko Emas di Aceh Selatan

Sumut | Senin, 20 Juli 2026 | 11:29 WIB

Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis

Fakta Menarik Rumput Piala Dunia 2026, Cegah Cedera hingga Investasi Fantastis

Tekno | Senin, 20 Juli 2026 | 11:26 WIB

Alasan Hotman Paris Ucapkan 'Lu Punya Otak Enggak' ke Wartawan hingga Berujung Permohonan Maaf

Alasan Hotman Paris Ucapkan 'Lu Punya Otak Enggak' ke Wartawan hingga Berujung Permohonan Maaf

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:23 WIB

Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026

Ferran Torres dari Sasaran Kritik Menjadi Penentu Gelar Juara Dunia 2026

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 11:20 WIB

Kapan Hari Anak Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarah Peringatannya

Kapan Hari Anak Nasional 2026? Ini Tanggal dan Sejarah Peringatannya

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 11:19 WIB

×