Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB
Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan perjalanan haji dan umrah oleh PT Hasanah Tama International dengan potensi 3.000 korban.
  • Hasil penyidikan menunjukkan total kerugian jemaah mencapai Rp95,22 miliar akibat pengelolaan keuangan perusahaan yang bermasalah sejak tahun 2023.
  • Penyidik sedang menelusuri dugaan tindak pidana pencucian uang melalui pemblokiran rekening tersangka serta koordinasi bersama pihak PPATK terkait.

Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus dugaan penipuan perjalanan haji dan umrah yang melibatkan PT Hasanah Tama International (Hanania Group). Polisi memperkirakan jumlah korban dalam kasus ini berpotensi mencapai 3.000 orang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanudin mengatakan, hingga saat ini penyidik telah mendata 1.479 jemaah yang gagal diberangkatkan. Namun, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah.

"Sampai dengan hari ini, korban masih terus bertambah karena kami laporkan kepada pimpinan beserta seluruh anggota dewan yang terhormat bahwa kami sudah membuka layanan pengaduan untuk korban travel Hasanah Tama International," ujar Iman dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, data yang terus masuk ke posko pengaduan menunjukkan potensi jumlah korban jauh lebih besar.

"Kemungkinan penambahan korban ribuan ini sangat berpotensi sampai dengan kurang lebih 3.000," lanjutnya.

Kerugian Ditaksir Capai Rp95,22 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, total kerugian yang dialami para jemaah diperkirakan mencapai Rp95,22 miliar.

"Prakiraan awal terhadap dugaan jumlah kerugian yang saat ini berdasarkan hasil penyidikan kami sekitar Rp95,22 miliar," jelas Iman.

Penyidik juga menemukan bahwa PT Hanania Tama International telah mengalami kesulitan keuangan sejak 2023. Perusahaan disebut mengalami kendala dalam melunasi biaya tiket pesawat, akomodasi hotel, hingga pembayaran mutawif.

baca juga

Untuk menutupi kekurangan dana tersebut, tersangka diduga menggunakan uang dari calon jemaah lain yang dijadwalkan berangkat pada periode berikutnya.

"Untuk memberangkatkan grup yang hari ini, yang bersangkutan mengambil atau menggunakan uang dari kelompok yang akan berangkat berikutnya," kata Iman.

Mayoritas Korban Belum Menerima Refund

Dari total 1.479 jemaah yang gagal berangkat, sebanyak 1.021 orang telah mengajukan pengembalian dana (refund).

Rinciannya adalah sebanyak 807 orang belum menerima pengembalian dana sama sekali; 178 orang menerima refund sebagian; dan 36 orang telah menerima pengembalian dana secara penuh.

Sementara itu, 458 jemaah lainnya memilih menunggu penjadwalan ulang keberangkatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban

Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban

Entertainment | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:51 WIB

Roger Danuarta & Cut Meyriska Tegaskan Tak Terima Uang dari Hanania Group, Begini Fakta Sebenarnya!

Roger Danuarta & Cut Meyriska Tegaskan Tak Terima Uang dari Hanania Group, Begini Fakta Sebenarnya!

Video | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:21 WIB

Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania

Roger Danurta dan Cut Meyriska Bantah Terima Uang Saku dari Travel Umrah Hanania

Video | Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×