- Mantan agen CIA Steve Vail kembali bertugas untuk menghentikan ancaman internasional yang melibatkan mantan sahabatnya.
- Film aksi The Bricklayer disutradarai Renny Harlin dan dibintangi Aaron Eckhart serta Nina Dobrev.
- The Bricklayer dijadwalkan tayang di Trans TV pada Senin, 31 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB.
Suara.com - Dunia intelijen kembali memanas. Kali ini, seorang pensiunan agen CIA dipaksa meletakkan sendok semennya dan kembali memegang senjata.
Disutradarai oleh maestro aksi Renny Harlin, The Bricklayer menjanjikan nostalgia aksi spionase klasik yang mentah dan bertenaga.
Bagi Anda yang merindukan film aksi bertema "pensiunan agen rahasia yang kembali beraksi", The Bricklayer memberi jawaban.
Dibintangi oleh Aaron Eckhart yang tampil maskulin dan Nina Dobrev yang tangguh, film ini membawa penonton dalam petualangan berbahaya melintasi Eropa.
The Bricklayer akan taynag pada Senin (31/8/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di Trans TV. Berikut kami sajikan sinopsisnya.
![Film The Bricklayer yang dibintangi Aaron Eckhart dan Nina Dobrev akan tayang pada Senin (31/8/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/31/72024-the-bricklayer.jpg)
Sinopsis: Ketika Masa Lalu Menolak Terkubur
Steve Vail (Aaron Eckhart) adalah pria yang sederhana. Ia meninggalkan kehidupan kelam sebagai agen CIA untuk menjadi seorang tukang batu (bricklayer) di Chicago.
Baginya, menyusun batu bata adalah meditasi, sesuatu yang pasti, jujur, dan tidak melibatkan pengkhianatan.
Namun, ketenangannya terusik ketika CIA dihadapkan pada krisis internasional. Seseorang mulai membunuh jurnalis asing dan memfitnah CIA sebagai dalangnya.
Pelakunya diduga kuat adalah Victor Radek (Clifton Collins Jr.), mantan aset CIA sekaligus sahabat lama Vail yang seharusnya sudah mati.
Karena Vail adalah satu-satunya orang yang benar-benar mengenal cara berpikir Radek, CIA terpaksa menariknya kembali.
![Film The Bricklayer yang dibintangi Aaron Eckhart dan Nina Dobrev akan tayang pada Senin (31/8/2026) malam ini pukul 22.00 WIB di Trans TV. [YouTube]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/31/10503-the-bricklayer.jpg)
Ia dipasangkan dengan Kate (Nina Dobrev), seorang agen muda yang sangat patuh pada aturan, kontras dengan gaya Vail yang brutal dan improvisatif.
Keduanya terbang ke Yunani untuk menghentikan konspirasi yang mengancam stabilitas global.
Sentuhan Klasik dari Renny Harlin
Salah satu daya tarik utama film ini adalah tangan dingin sutradara Renny Harlin.
Sebagai sutradara di balik film legendaris Die Hard 2 dan Cliffhanger, Harlin membawa estetika aksi tahun 90-an yang jarang ditemukan di film modern yang terlalu banyak menggunakan CGI.
Pertarungan dalam The Bricklayer terasa fisik dan menyakitkan.
Ada adegan perkelahian di atas perancah bangunan yang menggunakan alat-alat pertukangan sebagai senjata, sebuah penghormatan pada judul filmnya sendiri.
Chemistry Eckhart dan Dobrev
Performa Aaron Eckhart dinilai sangat pas memerankan karakter yang "lelah dengan dunia namun mematikan".
Eckhart memberikan kedalaman emosional pada sosok Steve Vail, bukan sekadar mesin pembunuh tanpa jiwa.
Sementara itu, Nina Dobrev memberikan dinamika yang menarik.
Alih-alih hanya menjadi "pendamping", karakter Kate yang diperankannya menunjukkan perkembangan dari seorang analis yang kaku menjadi agen lapangan yang berani mengotori tangannya.
Hubungan mentor-protege di antara keduanya menjadi bumbu yang membuat alur cerita tetap menarik di sela-sela ledakan.
Meskipun premisnya terasa familiar bagi penggemar genre thriller spionase, The Bricklayer unggul karena eksekusinya yang solid.
Pengambilan gambar di Thessaloniki, Yunani, memberikan latar belakang visual yang indah namun kelam, menambah atmosfer ketegangan film.
Film ini tidak berusaha menjadi James Bond yang mewah atau Mission: Impossible yang penuh teknologi canggih.
Sebaliknya, The Bricklayer adalah film aksi "kerah biru" yang jujur, keras, dan sangat menghibur.