Lau Siu-ming Maestro Tari dan Aktor Hong Kong Meninggal Dunia Usia 94 Tahun

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2026 | 11:03 WIB
Lau Siu-ming Maestro Tari dan Aktor Hong Kong Meninggal Dunia Usia 94 Tahun
Aktor senior dan pionir tari Hong Kong Lau Siu Ming meninggal dunia pada usia 94 tahun. (CNA)
baca 10 detik
  • Aktor dan penari veteran Hong Kong Lau Siu-ming meninggal dunia pada usia 94 tahun.

  • Mendiang merupakan pionir tari berpendidikan Eropa yang sukses merambah dunia perfilman Hong Kong.

  • Pejabat kebudayaan dan tokoh publik memberikan penghormatan atas dedikasi seumur hidup sang seniman.

Suara.com - Aktor veteran sekaligus pionir seni tari Hong Kong, Lau Siu-ming, mengembuskan napas terakhirnya pada usia 94 tahun pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Tokoh legendaris yang akrab disapa Ming Sir ini tutup usia setelah mengalami sakit kritis dalam beberapa tahun terakhir.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh pengisi suara Ding Yue melalui laporan media lokal. Kepergian mendiang meninggalkan kepedihan mendalam bagi industri hiburan dan kebudayaan Hong Kong.

Pemerintah Hong Kong langsung menyampaikan penghormatan tertinggi atas pengabdian panjang mendiang di panggung seni. Sekretaris Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Hong Kong, Rosanna Law, mengenang kontribusi mendiang yang tak tergantikan.

“Ming Sir mendedikasikan hidupnya untuk tari dan seni pertunjukan. Bakat dan dedikasinya akan selalu dikenang. Kami sangat berduka atas kepergiannya dan memberikan penghormatan tertinggi atas pencapaian artistiknya yang luar biasa,” ujar Rosanna Law dikutip dari CNA.

Pria kelahiran tahun 1931 ini memegang peranan penting dalam sejarah seni pertunjukan kawasan tersebut. Mendiang mencatatkan diri sebagai salah satu penari asal Hong Kong generasi pertama yang mengecap pendidikan formal di Eropa.

Selama menempuh pendidikan di Barat, mendiang memadukan pengalaman internasional dengan warisan budaya Tionghoa ke dalam karya-karyanya. Karakteristik khas tersebut membawanya bergabung dengan grup tari ternama Brussels Ballet du XXe Siecle.

Karya panggungnya yang bertajuk Rebirth of the Phoenix menjadi salah satu seni pertunjukan legendaris yang pernah dipentaskan di Prancis pada era 1960-an.

Berdasarkan catatan Hong Kong Academy for Performing Arts, mendiang mengasah bakatnya melalui beasiswa di l’Ecole Superieure de Danse Cannes Rosella Hightower.

“Beliau belajar dan bekerja dengan beberapa seniman terbesar pada zamannya saat menerima beasiswa di l’Ecole Superieure de Danse Cannes Rosella Hightower,” tulis akademi tersebut dalam situs resminya.

baca juga

Sepulang ke tanah airnya pada tahun 1967, mendiang memperluas kepak sayap kariernya ke layar kaca dan bioskop. Mendiang membintangi puluhan sinema serta serial televisi populer yang membekas di hati pemirsa.

Kemampuan aktingnya yang kuat dan fleksibilitas perannya menjadikan mendiang figur penting dalam sejarah perfilman Hong Kong.

“Aktingnya yang bernuansa dan citranya yang serbabisa meninggalkan warisan artistik yang berharga dalam budaya film dan televisi Hong Kong,” kata Law. “Profesionalisme dan semangatnya memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan berkelanjutan sektor kebudayaan Hong Kong.”

Selain berakting, mendiang mendirikan sejumlah sanggar seni serta aktif menjadi penasihat di Panel Seni Tari dan Multi-Seni Lembaga Pelayanan Keuangan dan Kebudayaan.

Dedikasi tersebut membuahkan penghargaan Honorary Fellowship dari Hong Kong Academy for Performing Arts pada 2007 dan Life Achievement Award dari Hong Kong Arts Development Council pada 2019.

Anggota parlemen Kenneth Fok Kai-kong menilai kepergian sosok senior ini sebagai kehilangan besar bagi dunia seni.

Fok menceritakan momen emosional saat menjenguk sang legenda di rumah sakit pada awal tahun ini.

“Saya ingat pernah menjenguknya di rumah sakit pada Januari lalu. Beliau sudah sangat lemah, namun masih menggenggam tangan saya dengan erat, sangat ingin menyampaikan banyak harapan dan ekspektasinya untuk industri ini. Ketulusan dan semangat itu tetap terpatri jelas dalam ingatan saya hingga hari ini,” tulis Fok di akun media sosial miliknya.

Sebagai informasi latar belakang, Lau Siu-ming merupakan pilar penting transformasi seni pertunjukan modern di Hong Kong sejak era pasca-perang. Keputusannya merambah dunia televisi dan film pada akhir 1960-an turut membidani lahirnya era keemasan industri sinema Hong Kong hingga dikenal secara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Only in Hong Kong: Cara Baru Menikmati Kota yang Penuh Kontras dan Cerita

Only in Hong Kong: Cara Baru Menikmati Kota yang Penuh Kontras dan Cerita

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:59 WIB

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

BNI dan PPI Hong Kong Bekali Ratusan Mahasiswa Indonesia Jelang Studi di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×