- Penyanyi Lea Simanjuntak merilis video klip lagu "Ruang Dihatimu" di kanal YouTube pada 9 September 2026.
- Video klip garapan sutradara Alain Goenawan dan Calengklik ini memadukan aksi nyata dengan kecanggihan teknologi AI generatif.
- Proyek kreatif tersebut turut menggandeng kolektif Agak Laen guna menghadirkan narasi emosional yang mendalam dan organik.
Suara.com - Penyanyi sopran kenamaan, Lea Simanjuntak kembali menggebrak industri musik dengan sebuah terobosan visual yang memukau.
Melalui video klip terbaru bertajuk "Ruang Dihatimu", Lea membawa penonton menjelajahi dunia imajinatif yang memadukan akting nyata dengan kecanggihan teknologi Artificial Intelligence (AI) Generatif dan elemen 3D.
Resmi dirilis di kanal YouTube Lea Simanjuntak menyusul peluncuran lagunya di platform digital pada 9 September 2026, video klip ini bukan sekadar karya visual biasa.
Penonton akan disuguhi rangkaian lanskap surealis, mulai dari padang bunga yang luas, gurun pasir hitam yang misterius, hingga hutan berkabut dan pantai di kala senja.
Sentuhan AI yang Tetap Terasa "Manusiawi"
Meski menggunakan teknologi AI untuk membangun lingkungan visualnya, Lea memastikan bahwa emosi yang disampaikan tetap murni.
Seluruh penampilan Lea dan para pemain direkam secara langsung.
Teknologi AI dan pengolahan 3D digunakan sebagai alat untuk memperluas ruang imajinasi, menciptakan latar belakang kompleks yang sulit diwujudkan secara konvensional namun tetap efisien secara anggaran.
"Wajah dan ekspresi saya sepenuhnya asli, bukan hasil manipulasi AI. Kami menggunakan latar putih dan teknik tracking untuk memastikan setiap gerakan menyatu sempurna dengan dunia visual yang dibangun tim kreatif," jelas Lea.
Salah satu momen paling menantang sekaligus unik adalah proses pengambilan gambar di dalam air.
Lea harus menyelam untuk mendapatkan kesan kedalaman yang nyata, yang kemudian dipadukan dengan efek visual garapan tim Riverbrick.
![Lea Simanjuntak memanfaatkan teknologi AI untuk proses pembuatan video musik lagu terbarunya berjudul "Ruang Dihatimu". [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/09/17/79644-lea-simanjuntak.jpg)
Kolaborasi Hangat dengan Personel "Agak Laen"
Ada yang menarik di balik layar produksi ini. Lea menggandeng teman-teman dari kolektif Agak Laen untuk terlibat dalam proyek ini.
Kedekatan personal yang sudah terjalin lama membuat suasana syuting terasa lebih alami dan penuh kemistri.
"Rasanya sangat menyenangkan bisa bekerja sama dengan sahabat sendiri. Kedekatan itu menjadi modal utama kami untuk menghadirkan karya yang terasa jujur dan organik," imbuh adik artis Sophie Navita ini.
Video klip ini disutradarai oleh duet Alain Goenawan dan Calengklik (Galih Pratama).
Calengklik, yang telah malang melintang selama 15 tahun di industri film dan seni rupa, bersama Alain yang berpengalaman sebagai produser musik dan fotografer, berhasil meramu teknologi masa depan ke dalam narasi yang emosional.
Makna Mendalam di Balik "Ruang Dihatimu"
Lagu ciptaan Satrio Alexa ini sendiri membawa pesan tentang harapan. "Ruang Dihatimu" menggambarkan fase hidup saat seseorang merasa jenuh, terjebak, bahkan hampir putus asa.
Namun, di tengah kegelapan itu, muncul momen tak terduga yang mengembalikan semangat untuk mencintai dan dicintai kembali.
Transisi emosi ini digambarkan secara apik melalui tiga pergantian kostum Lea yang menandai setiap babak narasi dalam video klip tersebut.
Sekilas Tentang Lea Simanjuntak
Lea Angeline Simanjuntak bukanlah nama baru di jagat musik Indonesia. Memulai karier profesional sejak tahun 2000, ia pernah menjadi penyanyi latar untuk legenda seperti Chrisye dan Kris Dayanti.
Sepanjang kariernya, Lea telah merilis tujuh album, berkolaborasi dengan musisi internasional David Foster, hingga meraih penghargaan AMI Awards.
Tak hanya di dunia tarik suara, Lea juga dikenal aktif di panggung teater musikal seperti Laskar Pelangi dan Cek Toko Sebelah.
Melalui "Ruang Dihatimu", Lea kembali membuktikan bahwa dirinya adalah seniman yang terus berevolusi, berani merangkul teknologi tanpa kehilangan jati diri seninya.