Perajin Gong Desa Wirun

Bernard Chaniago

Senin, 08 Februari 2016 | 15:24 WIB
  • Para perajin gong di Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah masih terus memproduksi alat musik tradisional tersebut.
    Para perajin gong di Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah masih terus memproduksi alat musik tradisional tersebut.
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
    Perajin Gong Desa Wirun
  • Para perajin gong di Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah masih terus memproduksi alat musik tradisional tersebut.
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun
  • Perajin Gong Desa Wirun

Suara.com - Gong merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari logam yang dalam budaya Jawa tergabung dalam instrument gamelan. Alat musik ini biasanya digunakan sebagai tanda permulaan dan akhiran gending atau lagu serta memberi rasa keseimbangan setelah kalimat gending yang cukup panjang. Namun keberadaannya mulai sulit ditemui karena generasi saat ini lebih memilih menggunakan instrument musik modern.

Meski begitu, para perajin gong di Wirun, Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah masih terus memproduksi alat musik tradisional tersebut. Salah satu perajin gong, Supoyo, mengaku membuat gong tak sekadar mata pencaharian tapi juga untuk melestarikan budaya.

Meski dijuluki sebagai sentra industri gong, Wirun hanya memiliki 10 perajin karena lainnya memilih untuk menutup usaha dengan alasan biaya produksi yang mahal. Hal ini lantaran biaya produksi dan gaji pegawai tinggi sedangkan pesanan gong mulai terbatas.

Apalagi, gamelan dibanderol dengan harga tinggi, yakni Rp250 juta-Rp350 juta per set yang terdiri atas 26 alat musik tradisional. Selain itu, proses pembuatannya pun cukup lama, yakni lima bulan.

Supoyo mengatakan gamelan tersebut biasanya di ekspor ke Malaysia, Jerman, Korea Selatan, Australia, Jepang dan Taiwan sedangkan dalam negeri biasanya ke Bali yang rutin selalu dikirim setiap setengah bulan sekali.

Pembuatan gong pun masih sangat tradisional dan dikerjakan dengan tangan manusia tanpa bantuan alat modern. Pembuatan gong biasanya dikerjakan delapan orang hingga sepuluh orang. Prosesnya cukup lama yang dimulai dengan memasak bahan baku pembuat lempengan dari timah dan tembaga hingga meleleh yang kemudian dituang ke cetakan dan jadilah plat.

Plat tersebut kemudian dipanaskan berulang kali dan ditempa hingga menghasilkan bentuk yang diinginkan. Saat proses pemanasan ini, pekerja harus berjibaku dengan panasnya bara api. Gong yang sudah jadi kemudian diatur nadanya sesuai dengan standar bunyi yang sudah ada. Proses ini yang paling sulit karena tidak semua orang bisa melakukannya karena biasanya berdasarkan insting.

Foto & Teks: [Antara/Maulana Surya]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melihat Tradisi Turun-temurun Pembuatan Gamelan di Desa Wirun

Melihat Tradisi Turun-temurun Pembuatan Gamelan di Desa Wirun

Video | Minggu, 07 Mei 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Aksi Heroik Marinir Lampung Kibarkan Merah Putih di Puncak Menara 74 Meter

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:05 WIB

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

×