Berebut Ikan Segar di Pasir Jambak

Bernard Chaniago

Jum'at, 06 Mei 2016 | 10:53 WIB
  • Pasir Jambak adalah pasar tradisional yang terletak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Padang, Sumatera Barat.
    Pasir Jambak adalah pasar tradisional yang terletak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Padang, Sumatera Barat.
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
    Berebutkan di Pasir Jambak
  • Pasir Jambak adalah pasar tradisional yang terletak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Padang, Sumatera Barat.
  • Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
  • Berebutkan di Pasir Jambak
Sejak pagi buta, orang-orang telah berkumpul di tepian pantai. Mata mereka mawas mengarah laut, sambil bercengkrama dalam riuhnya deburan ombak, menanti setiap perahu yang datang, nelayan pulang membawa hasil tangkapan.
 
Matahari pagi baru saja terbit di ufuk timur, tampak jelas di kejauhan, satu persatu perahu mulai berdatangan, orang-orang tadi menghampiri secara bersamaan. Rupanya mereka punya satu tujuan, yakni membeli ikan langsung dari para nelayan. Mereka adalah para pedagang yang datang dari berbagai kalangan, ikan-ikan segar selalu jadi dambaan. 
 
Disebuah pasar tradisional yang didominasi oleh para pedagang ikan bernama pasar pagi Pasir Jambak, berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Padang, Sumatera Barat, selalu ramai dikunjungi. Para pemburu ikan berebut menawar onggokan ikan yang telah dipisahkan berdasarkan jenis dan ukurannya dalam satu wadah, penawar tertinggilah yang diutamakan agar bisa menjualnya kembali.
 
Ditubir pantai yang menghampar pasir, mereka menggelar ikan-ikan yang mereka beli dari para nelayan tadi, menjajakan kepada warga yang datang mencari, berharap untung yang berlipat kali. Tak sedikit pula para pedagang ikan tersebut membawa ikan yang dibeli untuk dijual di pasar yang lain. 
 
Sebagai daerah yang menghadap ke Samudera Hindia dengan panjang garis pantai 1.973,24 km2. Sumatera Barat memiliki potensi laut yang sangatlah besar, mencapai 512.550 ton per tahun. Tersebar pada 7 kabupaten/kota yang berada di kawasan pesisir, diantaranya Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai.
 
Namun demikian, pun tak bisa dipungkiri kenyataannya bahwa kehidupan nelayan masih menjadi potret nyata kemiskinan rakyat pesisir. Masyarakat nelayan yang bermukim di daerah yang kaya-raya tersebut justru hidup dalam keadaan miskin.
 
Dibawah panji Nawacita Joko Widodo-Jusuf Kalla kini, akankah mampu mencatat sejarah baru, mengusung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia serta menempatkan nelayan sebagai pilar utama..? semoga.
 
Foto & Teks : [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan

Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 18:07 WIB

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

Kasus Bom MAN 3 Padang, KemenPPPA Sebut Ada Indikasi Paparan Paham Radikal

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:34 WIB

Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam

Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB

Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini

Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:04 WIB

Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial

Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:49 WIB

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:43 WIB

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47 WIB

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:41 WIB

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:01 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

Terkini

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:26 WIB

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×