Saksi Bisu Lahirnya Naskah Proklamasi

Bernard Chaniago, Kurniawan Mas'ud

Rabu, 16 Agustus 2017 | 14:35 WIB
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
    Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
  • Naskah Proklamasi disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong, 16 Agustus 1945.
Dalam bayangan mereka, Soekarno-Hatta tak pernah menyangka akan memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 72 tahun silam. Momentum yang tercatat dalam sejarah sebagai peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda diantaranya Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta tersebut, bertujuan agar kedua tokoh tidak terpengaruh oleh Jepang, serta mendesak keduanya segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dan melepaskan diri dari belenggu kelam penjajah Jepang.
 
Naskah Proklamasi pun disusun di Rengasdengklok, tepatnya di rumah milik seorang Tionghoa, bernama Djiaw Kie Siong. Berjarak 81 Km dari Jakarta dan dianggap jauh dari jangkauan pengawasan tentara Jepang. Rumah mungil nan terpencil inilah yang menjadi saksi bisu lahirnya semangat kemerdekaan oleh para kaum muda pada waktu itu. Di rumah ini pula konon bendera sang saka Merah Putih pertama kali dikibarkan pada Kamis tanggal 16 Agustus 1945, sebagai pertanda semangat untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia segera dimulai.
 
Kini  rumah mungil itu masih berdiri kokoh, sekokoh spirit sang proklamator yang memerdekakan republik ini sejak 72 tahun silam. Terjaga utuh oleh sang cucu Djiaw Kie Siong, yakni Djiaw Kim Mong alias Yanto 68th. Dan dengan setianya Yanto melayani para pengunjung yang datang dari berbagai daerah, hanya untuk sekedar mencari tahu tentang sejarah apa yang pernah terjadi dengan rumah sang kakeknya dulu.
 
Foto & Teks :  [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibuang ke Tempat Sampah, Naskah Autentik Proklamasi Bung Karno Baru Kembali Setelah 46 Tahun

Dibuang ke Tempat Sampah, Naskah Autentik Proklamasi Bung Karno Baru Kembali Setelah 46 Tahun

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:43 WIB

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok

Bukan Diculik, tapi Diamankan: Keluarga Djiauw Kie Siong Luruskan Kisah Rengasdengklok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

Jejak Konsep Proklamasi yang Musnah Dibakar di Rumah Sejarah Rengasdengklok

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

Hartanya Terkuras, Putra Pengetik Naskah Proklamasi Hidup Sulit di Bekasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Peci Bung Karno dan Hatta Kini Jadi Saksi Bisu di Museum Proklamasi

Peci Bung Karno dan Hatta Kini Jadi Saksi Bisu di Museum Proklamasi

Video | Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:05 WIB

5 Fakta Penting di Balik Peristiwa Rengasdengklok Jelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

5 Fakta Penting di Balik Peristiwa Rengasdengklok Jelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:18 WIB

Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Makna dan Sejarah yang Menggema Setiap 17 Agustus

Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia: Makna dan Sejarah yang Menggema Setiap 17 Agustus

Lifestyle | Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:11 WIB

Rengasdengklok: Peristiwa Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia

Rengasdengklok: Peristiwa Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×