Suara.com - Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) menyampaikan sikap tentang rencana pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9). Presiden meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunda pengesahan RKUHP dan mengkaji ulang sejumlah 14 pasal dalam RKUHP yang rencananya akan disahkan pada 24 September 2019. [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]
Presiden Minta DPR Tunda Pengesahan RKUHP
Oke Atmaja Suara.Com
Jum'at, 20 September 2019 | 18:10 WIB
BERITA TERKAIT
RKUHAP Resmi Jadi UU: Ini Daftar Pasal Kontroversial yang Diprotes Publik
18 November 2025 | 12:43 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Foto | 18:22 WIB
Foto | 16:46 WIB
Foto | 16:28 WIB
Foto | 19:34 WIB
Foto | 09:00 WIB
Foto | 19:04 WIB
Foto | 18:34 WIB